Gubernur Rusli dan Perahu Tradisional Nelayan

Gubernur Rusli dan Perahu Tradisional Nelayan

GORONTALO - GOSULUT.ID

Meski pernah dicantumkan namanya sebagai salah satu Gubernur terkaya di Indonesia, namun Gubernur Rusli tidak “silau” dengan apa yang sudah dimilikinya.

Tak perlu memamerkan mobil-mobil mewahnya, cukup dengan perahu tradisional milik nelayan, bersama istri tercinta Idah Syahidah Rusli Habibie yang juga Anggota DPR RI menyeberang lautan untuk menemui masyarakat yang ada di Torosiaje Laut, Kabupaten Pohuwato.

Padahal, pemerintah daerah sudah menyiapkan perahu speed boat untuk ditumpangi orang nomor satu di Provinsi Gorontalo itu.

Gubernur Rusli memang dikenal bukanlah pejabat negara yang “mangkage” saat datang didaerah-daerah, bukan juga pejabat negara yang “manja” harus diatur sedemikian rupa dalam agenda kerjanya, bukan pula pejabat negara yang suka dipuji.

Sehingga, terkadang orang-orang akan kagum jika melihat sikap dan perilaku dari Gubernur Rusli yang begitu sederhana dan santai meski tanggungjawabnya sebagai pemimpin cukup besar.

Ya, hari itu tepatnya Kamis 09 September 2021, Gubernur Rusli Habibie memberikan bantuan di Kecamatan Popayato, Popayato Timur dan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato.

Sebanyak 846 KPM yang terbagi di 8 Desa dan Kecamatan Popayato Barat menyasar 862 KPM terbagi untuk 7 Desa menerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) terdiri dari Bantuan berupa beras 10 kilogram, minyak goreng dua liter, gula pasir satu kilogram dan telur ayam 10 butir ini, diserahkan secara simbolis masing-masing kepada 10 orang perwakilan, oleh Gubernur Rusli yang didampingi istri Idah Syahidah di tiga tempat sekaligus. 

“Hari ini saya berada di Kecamatan Popayato serumpun. Pak presiden mengatakan di situasi ini, jangan sampai ada masyarakat yang mati kelaparan. Ini kenapa saya tidak pernah lelah menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Tugas kami pemerintah sangat berat”. Ujarnya.

Beginilah sederhana dan konkrit dari gaya kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie yang agak sulit diikuti oleh elit politik lainnya di Gorontalo, memang ada yang “meniru” tapi kepercayaan rakyat kepada “Bapak Pembangunan” itu terlalu tulus dan ikhlas sehingga sulit untuk ditiru oleh elit politik apalagi elit yang masih “merangkak” di Gorontalo.

Noval Abdussamad
Gorontalo, 09 September 2021