Gorontalo Terapkan 3M, 3T, dan Vaksinasi Sampai 14 Juni 2021

Gorontalo Terapkan 3M, 3T, dan Vaksinasi Sampai 14 Juni 2021

GORONTALO (GS) – Sejak 1 Juni hingga 14 Juni 2021 Provinsi Gorontalo mulai melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, yang lebih ditekankan pada tiga hal, yaitu penerapan 3M, 3T, dan vaksinasi.

Apalagi berdasarkan data Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Gorontalo, hingga 3 Juni 2021 jumlah warga yang terpapar COVID-19 sebanyak 5.511jiwa. 5.272 jiwa di antaranya telah sembuh, 172 jiwa meninggal dunia, dan yang masih dalam perawatan 67 jiwa.

Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim pada dialog Pro Aspirasi di Studio Tri Prasetya RRI Gorontalo menyampaikan, nantinya Fokus PPKM mikro meliputi penerapan protokol kesehatan 3M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kemudian 3T, testing, treasing, dan treathment, serta meningkatkan cakupan vaksinasi.

Sementara itu, guna menjawab pertanyaan terkait sumber pembiayaan PPKM mikro, Idris Rahim menjelaskan bahwa berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2021, pembiayaan dibebankan pada anggaran Dana Desa, APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta anggaran dari Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, dan Bulog.

Anggaran yang bersumber dari TNI dan Polri digunakan untuk memenuhi kebutuhan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat jika terjadi lock down akan dibiayai oleh Bulog. Sementara dana APBD Provinsi dan anggaran Kementerian Kesehatan digunakan untuk penguatan 3T serta kegiatan supervisi dan pembinaan.

“Tentunya anggaran ini sesuai dengan kebutuhan atau zonasi. Untuk desa atau kelurahan zona merah pasti penganggarannya lebih besar dari pada zona lainnya,” jelas Idris Rahim.***