Fadel Usul Nani Wartabone Jadi Nama Bandara Gorontalo 

Fadel Usul Nani Wartabone Jadi Nama Bandara Gorontalo 

GOSULUT.ID - Jasa dari tokoh pejuang Nani Wartabone bagi Gorontalo begitu besar, karena dibawah kepemimpinannya daerah yang dikenal dengan Serambi Medinah telah lepas dari belenggu penjajah pada 23 Januari 1942 atau 3 tahun lebih dulu dari Indonesia merdeka.

Bagi Ketua Umum Lamahu Fadel Muhammad sosok Nani Wartabone merupakan sosok yang sangat menghargai NKRI dan menjadi panutan bagi masyarakat di Gorontalo.

Bahkan hingga sampai saat ini, spirit perjuangan dari Nani Wartabone masih tetap dipegang oleh masyarakat Gorontalo.

“Beliau itu seorang petani yang dihormati di Gorontalo. Sehingga di Gorontalo itu kita terus mendorong masyarakat petani yang merupakan tulang punggung di Gorontalo. Kita usahakan bangun,” papar Wakil Ketua MPRI RI ini.

Spirit ini yang mendorong Gubernur Gorontalo dua periode itu menggagas dan akan mengusulkan Bandara Djalaludin di Provinsi Gorontalo dirubah menjadi nama pahlawan nasional asal Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango itu.

"Nama bandar udara itu saya akan usulkan untuk diganti dengan nama Nani Wartabone," tandas Menteri Perikanan dan Kelautan era Presiden SBY ini.

Gagasan atau usulan dari Fadel Muhammad ini turut amini Ketua Panitia kegiatan Upacara dan Tabur Bunga di TMP Kalibata, Wahyudin Lihawa.

Menurutnya, ide dari Ketum Lamahu itu sangat brilliant dan proporsional karena sangat solutif, Bandara lama tetap dengan nama Bandara Auri Jalaludin dan Bandara baru diberi nama Bandara Nani Wartabone, untuk mengapresiasi perjuangan Pahlawan Nasional yang mendeklarasika kemerdekaan Gorontalo.

"Jika ini dikabulkan, maka akan sama dengan Jakarta, Nama Bandara Halim Perdanakusuma untuk Bandara Auri sedangkan untuk Bandara komersial menggunakan nama Bandara Soekarno Hatta," pintanya.