Exotic Bawah Laut Boalemo Yang Belum Terexpos

Exotic Bawah Laut Boalemo Yang Belum Terexpos

GOSULUT.ID – Dalam rangka memperingati Hari Patriotik 23 Januari 2023, para pecinta bawah laut yang tergabung dalam Boalemo Diving Club melaksanakan kegiatan bawah laut dengan mengusung tema "Selam Patriotik 23 Januari, Kita Bangkitkan Semangat Cinta bahari", bertempat di Pulau Mohupomba Daa, Kabupaten Boalemo, Sabtu (21/01/2023).

Kegiatan tersebut, turut diikuti oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) pecinta bawah laut Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Provinsi Gorontalo. 

Para penyelam melakukan atraksi bawah laut pulau tersebut dengan memperlihatkan pemandangan yang sangat indah akan Spesis coral Porites sp. pada kedalaman 5 meter dengan diameter 10.7 meter dan tinggi 2.4 mtr.

Pada kesempatan itu, Ketua Boalemo Diving Club Roy Syawal mengungkapkan, dengan adanya keindahan laut yang memiliki Spesis coral Porites sp terbesar di Kepulauan Gorontalo akan diminati para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. 

"Setelah selesai melaksanakan pembentangan baliho dibawah laut para penyelam menggelar aksi membersihkan sampah plastik di bawah laut dan pesisir pantai Mohupomba Daa," ungkap Ketua Boalemo Diving Club Royal.

Roy Syawal berharap, semoga dengan adanga kegiatan seperti ini, pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan potensi yang ada di Boalemo. 

"Pantai Mohupomba Daa memiliki pemandangan pantai yang indah dan juga laut nan jernih, dibagian tepi pantai terdapat deretan pepohonan. Perpaduan semua panorama itu membuat pantai Mohupomba Daa sangat cocok sebagai tempat wisata," harapnya.

Sementara itu, penyelam dari DPW Iskindo Provinsi Gorontalo Gusnar Lubis menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi agar masyarakat bisa menjaga laut terutama dari sampah plastik.

"Karena, sampah apalagi sampah plastik dapat merusak ekosistem terumbu karang" jelas Gusnar Lubis.

Lebih lanjut, Gusnar mengaku keadaan bawah laut di Pantai Mohupomba Daa sangat mempesona. Namun masih bermasalah dengan kebersihan. 

"Ketika saat saya menyelam kerap menemukan sampah plastik. Tentu, perihal tersebut sangat mengganggu keindahan alam bawah laut," ujarnya.

“Banyak kerugian yang di akibatkan sampah. Jadi tidak ada salahnya kita memulainya sekarang, untuk tidak buang sampah ke laut dan kalau kita menggalakkan ini terus, pasti semua nantinya tersadar untuk memelihara laut, karena ini sangat penting dijaga kelestariannya,” tambahnya.***