Dua Lsm Desak Kapolres Pohuwato, Ada Apa?

Dua Lsm Desak Kapolres Pohuwato, Ada Apa?

GOSULUT.ID - Dua Pimpinan LSM Serahkan Langsung  Laporan Polisi Kasus Dugaan Aktifitas Ilegal Mining dan Perusakan Hutan Kepada Kapolres Pohuwato. Dalam Press Release Presiden LSM LABRAK menyampaikan "Jika Kapolres Pohuwato Tak Melakukan Proses Hukum, Silahkan Angkat Kaki Dari Pohuwato".

Karena, persoalan Tambang Ilegal menggunakan alat berat yang dituding merusak kwalitas air sungai marisa dan menyebabkan saluran air dan bendungan tak berfungsi akibat sedimentasi yang ditimbulkan, hal ini menjadi sorotan kami. 

Terkait hal tersebut, LSM Pohuwato Watch dan LSM LABRAK mendatangi Polres Pohuwato dan bertemu langsung Kapolres Pohuwato, AKBP. Joko Sulistiono, SH.,S.IK.,MH sekaligus menyerahkan Laporan Polisi terkait dugaan aktifitas Tambang Ilegal menggunakan alat berat sejenis Excafator, Selasa (29/6/2021) 

Dalam Press Release melalui WhatsApp GOSULUT.ID, Sofyan Kune, Ketua LSM Pohuwato Watch menyatakan bahwa Laporan ini disampaikan kepada Kapolres Langsung untuk menguji Komitmen Kapolres Pohuwato yang baru terhadap penegakkan supremasi hukum yang berkeadilan. Menurut Sofyan Kune, Persoalan Tambang dengan menggunakan alat berat sudah sedemikian merusak kwalitas air dan menyebabkan saluran irigasi serta bendungan menghambat distribusi air ke lahan lahan masyarakat

"Banyak petani mengeluhkan hal ini kepada kami" Kata Sofyan" Saluran air makin sempit dan akhirnya tak bisa maksimal menyalurkan air ke lahan pertanian" ujarnya. 

"Karena, secara hukum aktifitas ini melanggar " UU nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan Dan pemberantasan Perusakan Hutan, UU nomor 41 tahun 1999 tentang kehutana maupun UU nomor 4 Tahun 2009 jelas sekali melarang aktifitas ini. Maka, kami mendesak bapak Kapolres  pohuwato untuk menegakkan hukum atau hukum bisa kehilangan wibawaanya," tambah Sopyan.

Ditempat yang sama, Presiden LSM LABRAK, Mohamad Alulu mengungkapkan, pihaknya berharap Kapolres Pohuwato yang baru bisa tegas menyikapi kasus ilegal mining ini karena dampak merusaknya sudah demikian besar.

"Kami minta agar hukum di tegakkan dengan adil".
Jika kapolres Pohuwato tak melakukan proses hukum, kami akan mendesak agar beliau segera angkat kaki dari Pohuwato," ungkap Pimpinan LSM LABRAK yang akrab dipanggil Ahmat ini.***