Dikabarkan Meninggal Akibat Divaksin, Danrem 133/NW: Jangan Terpengaruh Berita Hoax

Dikabarkan Meninggal Akibat Divaksin, Danrem 133/NW: Jangan Terpengaruh Berita Hoax

GOSULUT.ID - Komandan Resor Militer (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., di dampingi Kasi Intel Korem 133/NW Kolonel Inf Priyanto bersama Danramil Suwawa Letda Inf. Sampe Kamase, Waban Kesbang Bone Bolango Wahab Hadju, Camat Tilong Kabila Marten Hunawa dan Kades Bongopini Ismet Hamsah S.Ap, sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan rasa belasungkawa, melayat kerumah duka Almarhum Rahman Ismail seorang warga di Dusun 3 Bongopini Kec.Tilongkabila Gorontalo, Sabtu (11/9/2021)

Jenderal Bintang Satu ini memastikan meninggalnya Rahman Ismail karena penyakit bukan karena divaksin atau mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Sebagaimana diketahui dua hari sebelum meninggal, Rahman Ismail yang merupakan buruh harian lepas mengikuti vaksinasi tahap I (pertama) di wilayah Center Poin Kecamatan Tilong Kabila Kabupaten Bone Bolango.

Berdasarkan diagnosa RSUD Toto Kabila bahwa almarhum yang merupakan warga Desa Bongopini Kecamatan Tilong Kabila ini mengidap penyakit Kalium. Keterangan ini turut diperkuat Dinas Kesehatan Bone bolango yang tidak membenarkan meninggalnya warga tersebut akibat divaksin.

Dengan kejadian tersebut Danrem 133/NW mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak benar atau sering disebut berita hoax yang beredar di media sosial.

"Masyarakat harus paham, mana itu berita benar maupun hoax, mohon bisa lebih cerdas dalam menerima informasi, jadi yang ditampilkan, apabila orang yang mendapatkan imunisasi kemudian mengalami gejala yang tidak diinginkan, itu mungkin terlalu dibesar-besarkan," pungkasnya.