Danrem 133/NW Mengikuti Upacara Memperingati Hari Patriotik yang Ke 81 

Danrem 133/NW Mengikuti Upacara Memperingati Hari Patriotik yang Ke 81 

GOSULUT.ID - Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Totok Sulistyono, S.H., M.M., M.I.P mengikuti Upacara Memperingati Hari Patriotik 23 Januari 1942 yang ke-81 Tahun 2023, bertempat di Halaman Kantor Bupati Bone Bolango Senin (23/1/2023).

Pada peringatan Hari Patriotik ke-81 Tahun 2023, bertindak sebagai Inspektur Upacara Penjabat Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Hamka Hendra Noer, M.Si, sebagai Komandan Upacara Danden Hub Korem 133/NW Letkol Chb Nurahmat s.t dan sebagai Perwira Upacara Pasilog Kodim 1304/Gorontalo Mayor Inf Ekhsan Sobari.

Upacara peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 - 23 Januari 2023 yang ke-81 Tahun 2023 ditandai dengan pengibaran bendera merah putih yang diiringi dengan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Pembacaan teks Pancasila, Pembacaan UUD 1945, Pembacaan Lintas Peristiwa 23 Januari 1942.

Dalam Amanat Inspektur Upacara yang dibacakan oleh Pj. Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer menyampaikan Peristiwa tanggal 23 Januari 1942 menjadi potret sifat nasionalisme dan patriotik yang sangat besar dari putra putri Gorontalo untuk bergabung dengan negara Indonesia, tidak heran jika peristiwa itu membuat Gorontalo diingat sebagai salah satu daerah yang memiliki peran penting dalam memberikan contoh bagi daerah-daerah lain, guna merebut kemerdekaan dan kebebasannya dari penjajahan. 

"Oleh karena itu semangat Pahlawan Nasional Nani Wartabone yang dengan gagah berani mengusir penjajah dan mengibarkan bendera Merah Putih dibumi Gorontalo, perlu kita lestarikan dan kita kembangkan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta dalam seluruh kehidupan sehari-hari," ungkapnya. 

Semangat Nani Wartabone, semangat para pejuang, semangat hari patriotik tidak lain dan tidak bukan adalah Semangat pantang menyerah, semangat untuk percaya pada kemampuan sendiri serta semangat persatuan. 

"Peristiwa heroik mengusir penjajah dibumi Gorontalo, menjadi catatan sejarah yang harus kita lestarikan, Republik Indonesia Agustus 1945, dimulai dari Gorontalo pada tanggal 23 Januari 1942 dapat kami Sebelum Peristiwa dalam Kemerdekaan 17 pinjam istilah "Merdeka Sebelum Merdeka", slogan ini selamanya menjadi anak bangsa terutama di Gorontalo. Mengapa pejuang-pejuang Gorontalo dapat mengusir penjajah dan sekarang kita sulit mengusir kemiskinan," imbuhnya.

Lebih lanjut Penjabat Gubernur Gorontalo menjelaskan untuk itu momentum 23 Januari tahun pemicu bagi seluruh Zaman penjajah ini saya ingin mengobarkan kembali semangat juang Pahlawan Nasional Nani Wartabone untuk membangun Gorontalo yang kita cintai ini, maka dihari patriotik tahun ini tema yang kami angkat adalah "Sinergi, Kolaboratif dan Dedikasi Untuk Gorontalo Maju".

Dengan semangat hari Patriotik mari kita jaga Provinsi Gorontalo, mari kita implementasikan semangat pantang peduli, menyerah, semangat untuk menjaga dan mencintai Provinsi Gorontalo. Semangat kepedulian dan semangat menyerah dari Pahlawan pantang Nasional Nani Wartabone mari kita terus gerakkan, salah satu semangat kepedulian yang perlu terus kita dorong adalah semangat gotong royong. 

Hamka Hendra Noer mengatakan dalam memaknai Hari Patriotik 23 Januari 1942 Ke 81 Tahun 2023, haruslah merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang mempersatukan Indonesia, bahwa kemajemukan harus dikreasikan sebagai sumbu yang menerangi keutuhan bangsa dan negara.

"Saya atas nama Pribadi, Keluarga dan Penjabat Gubernur Gorontalo serta Pemerintah Provinsi Gorontalo, memberikan penghormatan yang sangat tinggi kepada Pahlawan Nasional Nani Wartabone, dan pejuang kemerdekaan penghormatan Gorontalo, dan penghargaan ini juga kami sampaikan melalui para ahli waris. Peringatan Hari Patriotik tahun ini kami buat dalam bentuk agak berbeda dari tahun sebelumnya, terutama lokasi pelaksanaan upacara yang saat ini dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango sebagai daerah lintas sejarah perjuangan Pahlawan Nasional Nani Wartabone, dan selanjutnya kami akan gilir ke Kabupaten/Kota yang lain. Selanjutnya kami gelar juga pameran senjata dan pemutaran film perjuangan Pahlawan Nasional Nani Wartabone bertempat dirumah museum Hi. Nani Wartabone," pungkasnya.