Danrem 133/NW Dampingi Pangdam XIII/Merdeka Kunker ke Yonif Raider 715/Motuliato

Danrem 133/NW Dampingi Pangdam XIII/Merdeka Kunker ke Yonif Raider 715/Motuliato

GOSULUT.ID - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfred Denny Tuejeh didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka Ny. Evie Denny Tuejeh beserta rombongan melakukan kunjungan kerja perdana di Batalyon Infanteri Raider 715/Motuliato, Jln. Trans Sulawesi Desa. Popalo Kec. Anggrek Kab. Gorontalo Utara Prov. Gorontalo. Kamis (13/1/2022).

Kunjungan kerja Pangdam XIII/Merdeka didampingi Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P bersama Gubernur Gorontalo Drs. H. Rusli Habibie, M.A.P dan para Asisten Kasdam XIII/Merdeka dan Kabalakdam XIII/Merdeka dalam rangka silaturahmi dan tatap muka dengan prajurit TNI dan Persit Yonif 715/Motuliato.

Dalam kunjungan ini, Pangdam XIII/Merdeka menyempatkan diri untuk memberikan pengarahan kepada para Prajurit Yonif Raider 715/Motuliato, dalam arahannya berkata bahwa dirinya merasa senang dan berterima kasih atas sambutan yang diberikan oleh seluruh personel Yonif Raider/Motuliato.

Dalam awal pengarahannya Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfred Denny Tuejeh mengatakan, disini saya memperkenalkan diri kepada prajurit Yonif Raider 715/Motuliato sebagai pejabat baru Pangdam XIII/Merdeka.

Pangdam XIII/Merdeka menegaskan kepada seluruh Prajurit Batalyon Infanteri Raider 715/Motuliato yang hadir agar senantiasa menjaga kondisi fisik masing-masing dengan cara berlatih dan terus berlatih dengan menggunakan sarana dan fasilitas yang ada dengan sebaik mungkin sehingga tidak ada alasan bagi seorang prajurit gagal baik dalam karier, pendidikan maupun penempatan dalam jabatan hanya karena hasil tes kesegaran jasmani yang tidak optimal.

"Prajurit harus melakukan pembinaan fisik dengan baik, tetap berlatih sehingga akan timbul daya kreasi dan inovasi yang tinggi dalam pelaksanaan tugas serta seluruh prajurit agar tetap berpedoman kepada norma keprajuritan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI sebagai landasan moral dalam bertindak maupun bertutur kata baik dilingkungan bertugas maupun dalam bermasyarakat," tuturnya.

Di tengah-tengah pengarahannya, Pangdam XIII/Merdeka mengatakan bahwa masa kehidupan prajurit di Batalyon itu adalah masa-masa yang sangat indah, dimana dalam perjalanan hidup prajurit nantinya banyak bekal kemampuan yang didapat. Sehingga kepada Danyon, Danki dan para Perwira Staf Yonif Raider 715/Motuliato agar membina semua anggotanya, bina kemampuannya dengan memanfaatkan waktu yang ada.

Mayjen TNI Alfred Denny Tuejeh juga menekankan kepada seluruh Prajurit agar menghindari setiap pelanggaran sekecil apapun yang bisa merugikan diri sendiri serta orang lain, seperti disersi, asusila dan narkoba.

"Kepada Danyon, Danki, Danton kedepan buat program-program yang baik, karena itu merupakan suatu kebanggaan kalau bisa membuat prajurit-prajuritmu menjadi hebat. Kalau ini semua bisa diatur dengan baik oleh Danyon, para Danki, para Danton, saya yakin kalian akan bisa menjadi Perwira-perwira yang hebat nanti kedepannya," Pungkas Pangdam.

Kegiatan kunker tersebut juga dirangkaikan dengan menyerahkan bantuan 5.000 day old chicken (DOC) ayam kampung serta menyerahkan bantuan pakan ternak dan benih jagung dari Gubernur Gorontalo Drs. H. Rusli Habibie, M.A.P ke Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfred Denny Teujeh yang akan di peruntukan untuk Satuan Yonif R 715/Motuliato.