Bupati Prof Nelson Pomalingo Minta Kades Dan Lurah Awasi Pembangunan BSPS, Kejari Limboto Dr Supriyanto : Bank SulutGo Jangan Cairkan Dana Bila Bukan Untuk Kebutuhan Terkait Rumah

Bupati Prof Nelson Pomalingo Minta Kades Dan Lurah Awasi Pembangunan BSPS, Kejari Limboto Dr Supriyanto :  Bank SulutGo Jangan Cairkan Dana Bila Bukan Untuk Kebutuhan Terkait Rumah

Liputan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

GoSulut.ID – Limboto - Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mengintervensi penurunan kemiskinan di daerah ini. Salah satu cara penurunan kemiskinan itu diantaranya  pembangunan rumah Nyaman Dan Pantas (NDP), selasa (02/07).

Tadi pagi, kembali Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo, kembali menyerahkan 179 Unit Rumah melalui program Bantuan Stimulun Perumahan Swadaya (BSPS), bagi warga di Kecamatan Limboto dan Kecamatan Telaga.

Pembangunan rumah tersebut menelan anggaran Rp. 3 miliar. Merupakan kebijakan pemerintah di bawah Kepemimpinan Prof Nelson Pomalingo yang bertangan dingin dan sangat peduli dengan kesulitan rakyat miskin. Kepedulian ini dalam rangka mengintervensi turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Gorontalo.

Bantuan itu diserahkan dalam bentuk buku tabungan dengan nilai perorang Rp. 17.500.000 dan langsung direkening masing -masing penerima.

Dalam sambutannya di depan para penerima BSPS, Bupati Nelson Pomalingo yang tidak suka marah marah mengatakan, surga itu bukan harus dimulai dari akhirat, tapi dimulai dari rumah yang Nyaman Dan Pantas.

”Karenanya, pemerintah terus berupaya menyediakan hunian yang nyaman dan pantas bagi masyarakat di Kabupaten Gorontalo,”Sambungnya.

Nelson Pomalingo Sang Bupati Kabupaten Gorontalo yang bertangan dingin dan cerdas emosional menambahkan, masih ada 20 ribu rakyat yang belum memiliki rumah, karenanya saya bersama dengan OPD terkait akan terus mengupayakan bantuan ini agar terus ada.

”Untuk itu, para Kepala Desa dan Lurah untuk terus mengawal proses pembangunan rumah-rumah NDP yang di laksanakan oleh masyarakat, supaya semua bentuk kesulitan semua dapat di ketahui,”ujar Nelson Pomalingo.  

Olehnya itu, Bupati berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dengan maksimal sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)  Kabupaten Gorontalo, Dr. Supriyanto menghimbau pada fasilitator terus mengawal dana bantuan yang telah diterima masyarakat.

”Di mohon bagi para penerima bantuan ini dikawal dengan baik. Dan Saya meminta pada Bank SulutGo jangan mencairkan dana, apabila bukan untuk kebutuhan terkait rumah,” Imbau Supriyanto.

Pada masyarakat, silakan gunakan biayanya hanya untuk pembangunan rumah saja. Selain itu, jangan menaikan harga material ataupun menaikan harga tukang, karena semuanya sudah tercamtum dalam RAB. Saya mohon lakukan semuanya berdasarkan mekanisme yang ada, biar aman nyaman bagi semua pihak,”Sambungnya.

Dr.Supriyanto menambahkan, prestasi pemerintah Kabupaten Gorontalo perlu di beri apresiasi oleh rakyat. Jika di lihat dari tahun 2016 pemerintah telah membangun 500 unit mahyani. Ditahun 2017 jumlah ini meningkat siginifikan yakni 1700 unit rumah. Tahun 2018 apalagi, mahyani yang terus dibangun sudah mencapai 2600 unit rumah.***