AW Thalib Tekankan Soal Konten Lokal dan Integritas ke 21 Calon Komisioner KPID

AW Thalib Tekankan Soal Konten Lokal dan Integritas ke 21 Calon Komisioner KPID

GOSULUT.ID - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, AW Thalib mengangkat isu kearifan lokal menjadi salah satu materi pertanyaan kepada 21 calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Gorontalo yang sedang menjalani Fit and Proper tes (uji Kelayakan dan Kepatutan) bertempat di Ruang Dulohupa, DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (10/1/2022).

Dikatakan, kearifan lokal yang merupakan budaya daerah ini sudah saatnya mendapat porsi pada siaran-siaran lokal yang ada di Provinsi gorontalo.

"Konten tersebut sangat penting, dan ini menjadi muatan saya bagi mereka yang sedang menjalani fit and proper test ketika menjadi komisioner KPID nanti," Ujarnya.

Menurutnya, perlu ada porsi 10 persen materi  yang memuat soal budaya gorontalo pada setiap lembaga penyiaran yang disiarkan kepada masyarakat dalan setiap harinya.

"Bisa itu berupa edukasi, bahasa gorontalo, pariwisata, kuliner, kesenian gorontalo, dan lain-lain yang perlu diangkat dan informasikan ke khalayak ramai, dan kemudian ini akan di kontrol serta diawasi oleh komisioner tersebut terhadap lembaga-lembaga penyiaran yang ada benar-benar dijalankan," Imbuh AW Thalib.

Aleg PPP ini turut menekankan soal pelayanan dan perijinan terhadap tv kabel juga mendorong KPID dapat menjadi fasilitator terhadap usaha-tersebut yang sebelumnya ilegal menjadi legal dengan membantu serta mengupayakan kemudahan birokrasi.

Aspek integritas juga menjadi perhatian mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota  Gorontalo utamanya menjalankan fungsi pengawasan dan membangun sinergitas serta kemitraan dengan DPRD Provinsi Gorontalo khususnya Komisi I.

"Mereka secara rutin bisa menyampaikan laporan terkait rencana kerja dan kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan, agar kami bisa memantau dan mengevaluasi sehingg kita bisa wujudkan partisipasi masyarakat sehingga kehadiran komisiober bukan hanya formalitas untuk mengisi kekosongan institusi tetapi mereka menjadi bagian penting dalam memujudkan pembangunan di gorontalo khususnya media melalui lembaga penyiaran publik," Terang AW Thalib.