Atlet Kota Gorontalo Ditargetkan Bawa Pulang Puluhan Medali Emas di Porprov

Atlet Kota Gorontalo Ditargetkan Bawa Pulang Puluhan Medali Emas di Porprov

GOSULUT.ID - Sebanyak 308 atlet dan official Kontingen Kota Gorontalo dengan 18 cabang lomba, resmi di lepas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) 2022, bertempat di BLY, Sabtu (17/12/2022). 

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga  (Kadisparpora) Effendy Rauf mengatakan, Kontingen Kota Gorontalo pada Porprov 2022 ini, mengikuti semua Cabang Olahraga (Cabor) yang ada. 

"Ini merupakan peluang untuk kembali meraih juara umum di Porprov 2022," kata Effendy. 

Tambahnya, jumlah atlet dan official Kota Gorontalo yang tergabung untuk berlaga di Porprov 2022 berjumlah 308 orang. 

Jumlah atlet dan official Kota Gorontalo merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan kabupaten lain. 

Tentunya, hal ini menjadi semangat para atlet untuk meraih yang terbaik bagi Kota Gorontalo. 

"Kalau perlu semua medali itu kita ambil, dari 130 medali yang diperebutkan,baik itu medali emas, perak dan perunggu, kami menargetkan minimal 50 medali emas harus kita rebut," tuturnya. 

 

Di tempat yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Gorontalo Roy Hasiru, mengatakan untuk semua atlet di 18 Cabang Olahraga (Cabor) yang menjadi utusan di Porprov sudah melewati seleksi di masing-masing Cabor. 

Lanjutnya, walaupun waktu persiapan atlet sangatlah minim, namun masing-masing Cabor telah melakukan Taining Center (TC) .

"Ada yang pelaksanaannya selama satu minggu, ada yang dua minggu dan juga satu bulan. Dan TC itu alhamdulillah kontribusi dari masing-masing Cabor...,"

"Karena kami dari KONI Kota Gorontalo hanya memberikan subsidi ala kadarnya, tidak maksimal. Tapi alhamdulillah partisipasi dari masing-masing Cabor khususnya orang tua para atlet sangat bagus," jelasnya. 

Lanjutnya, kemudian bagi atlet yang tidak lulus seleksi akan diminta oleh kabupaten/kota yang lain untuk mengikuti pekan olahraga di kabupaten yang lain. 

"Mekanisme mutasi atlet harus ada rekomendasi dari KONI setempat. Contoh untuk pencak silat itu atlet kita main di Bone Bolango lima orang. Juga ada lima orang atlet basket di Gorontalo Utara dan tiga orang di Kabupaten Gorontalo, atlet catur di Kabupaten Pohuwato serta atlet bulu tangkis di Kabupaten Gorontalo," tambahnya. 

Imbuhnya, mekanisme di KONI Kota Gorontalo untuk meloloskan atlet untuk bermain di tempat lain, yakni melalui rapat dengan Cabor yang bersangkutan, apakah rekomendasi tersebut bisa dikeluarkan atau tidak. 

"Contoh, kemarin itu pencak silat meminta 10 atlet untuk main di Kabupaten Bone Bolango. Tapi ketika kami rapat dengan Cabor pencak silat, dan hanya direkomendasikan lima atlet," pungkasnya.***

​​​​