Adhan Dambea Dituntut 1 Tahun Penjara dan Denda 100 Juta

Adhan Dambea Dituntut 1 Tahun Penjara dan Denda 100 Juta

GOSULUT.ID - GORONTALO

Agenda pembacaan surat tuntutan terhadap terdakwa Adhan Dambea berjalan lancar (3/8/2022). Salah satu persidangan yang menyita perhatian publik. Disebabkan karena saksi korban merupakan mantan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. 

Sebagaimana kita ketahui bersama, terdakwa dilaporkan oleh Rusli Habibie di Polres Gorontalo Kota dan Polda Gorontalo. Jaksa Penuntut Umum mendakwa terdakwa bukan hanya pasal penghinaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Melainkan juga pasal penghinaan atau pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Setelah agenda pemeriksaan keterangan terdakwa minggu lalu. Hari ini Jaksa Penuntut Umum membacakan surat tuntutannya. Pada prinsipnya jaksa menyatakan terdakwa membuat saksi korban Rusli Habibie merasa malu dan nama baiknya menjadi rusak. 

Bahwa terdakwa melakukan pencemaran nama baik dengan bentuk penghinaan atas dasar kesengajaan.  Bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja mendistribusikan, dan/ atau mentransmisikan, dan/ atau membuat dapat diaksesnya informasi yang memiliki muatan pencemaran nama baik. 

Atas dasar itulah, Jaksa kemudian menuntut terdakwa Adhan Dambea dipidana 1 tahun penjara dan denda Rp. 100 juta atau subsider tiga bulan kurungan. 

Sidang pemeriksaan berikutnya dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa atau kuasa hukumnya.***