100 Jurkam dan 2400 Saksi Siap Kawal NDH

100 Jurkam dan 2400 Saksi Siap Kawal NDH

GOSULUT.ID - Bila sebelumnya pasangan Nelson Pomalingo- Hendra Hemeto (NDH) bisa dikatakan jarang melakukan kampanye dibandingkan pasangan lain, namun mulai hari ini Tim kampanye pemenangan yang diketuai politisi senior partai Golkar, Sun Biki mulia turun melakukan sosialisasi.

"Kita lebih kampanye lewat media sosial karena masa pandemi karena selain masa pandemi juga tim kampanye belum terbentuk. Namun saat ini Tim kampanye telah dikukuhkan sebanyak 100 orang," ungkap Nelson Pomalingo usai mengukuhkan Tim kampanye pemenangan NDH. Senin (05/10/2020).

Nelson menjelaskan, karena saat ini masa pandemi dengan aturan dari KPU sangat ketat, sehingga para jurkam harus dipersiapkan dengan matang agar ketika turun nanti bisa melakukan sosialisasi atau kampanye dengan tidak melanggar aturan.

"Selama dua hari para jurkam kami godok dan siapkan dengan baik. Karena 100 orang ini menjadi pionir kami dalam menjual pasangan Nelson-Hendra," kata Nelson.

Pelatihan dan pendidikan yang diberikan soal aturan-aturan dalam kampanye agar bisa dipahami dengan jelas agar tidak melanggar rambu-rambu yang telah ditetapkan. Kemudian, dibekali dengan pengetahuan soal protokol kesehatan.

"Kami juga memiliki media center protokol kesehatan yang telah dilaunching oleh bapak Suharso Monoarfa, dan ini menjadi icon kami dan take line kami menang dengan sehat," sambungnya.

Yang paling penting tekan nelson, jurkam dibekali dengan wawasan tentang visi-misi pasangan NDH terutama data dan fakta prestasi kinerja dari capaian program selama ini dan yang akan dilakukan lima tahun kedepan.

"Agar para jurkam tahu dan paham substansi yang akan dijual terhadap masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Sun Biki menambahkan selain 100 jurkam yang telah dikukuhkan, pasangan ini telah mempersiapkan 2400 saksi untuk disebar di 800 ratus lebih TPS.

"Para saksi juga akan menjadi bagian tim pemenangan, dan akan ditempatkan 3 orang saksi setiap TPSnya. Insyaallah tanggal 10 Oktober direncanakan akan dilaksanakan pelatihan kepada mereka," pungkas Aleg DPRD Provinsi Gorontalo ini. (*****)