100 Alim Ulama NU Se Gorontalo Satukan Persepsi

100 Alim Ulama NU Se Gorontalo Satukan Persepsi

GOSULUT.ID - 100 Alim Ulama dari lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) se Provinsi Gorontalo menggelar pertemuan dengan mengangkat tajuk Revitalisasi Spirit "Sam'an Wa Tha'ah" Untuk Optimalisasi Jama'ah dan Jam'iyyah, bertempat di Asrama Haji Kota Gorontalo, Sabtu (18/6/2022).

Kegiatan yang diawali Sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan ini dihadiri para Rois dan alim ulama keterwakilan 6 (enam) kabupaten kota dan dibuka langsung Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Gorontalo H. Syafrudin Baderung.

Pengurus Lembaga Bahtsul Massaid PBNU KH. Abdullah Aniq Nawawi menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi diantara para ulama yang hadir, membahas kemandirian ekonomi umat, penguatan jamaah serta kultur dan sebagainya.

"Wadah ini juga sebagai sarana untuk lebih mempererat persaudaraan atau ukhuwah islamiyah, bagaimana kita mencapai persaudaraan sesama muslim sedangkan kita sendiri di dalam NU tidak saling kenal," sambungnya.

Dikatakan, dalam temu ulama ini turut mendengarkan berbagai pendapat dan masukan serta menyepakati untuk menggelar pertemuan lanjutan dalam skala kecil guna merumuskan hal-hal yang lebih spesifik. Misalnya membuat halaqah ekonomi yakni bagaimana menguatkan kemandirian umat kedepan dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Kemudian halaqah pendidikan, halaqah kaderisasi khususnya lokal sehingga tidak abai pada kearifan lokal seperti adat dan Syara' gorontalo.

Lanjut dia, kegiatan yang baru pertama kali ini digelar ini direncanakan akan laksanakan kembali dengan melibatkan jumlah yang lebih besar lagi.

"Nantinya kita bisa menghadirkan 250 ulama atau 1000 ulama bahkan kemudian dalam skala yang lebih besar lagi yakni halaqah Indonesia timur sehingga pihak anak muda atau generasi ulama Yunior dan senior bisa saling menguatkan kedepan," imbuhnya.

Ketua Panitia acara Abdullah Diko menjelaskan, kegiatan ini digagas oleh Forum Alim Ulama NU Gorontalo yang didahului dengan beberapa kali pertemuan antara para Rois sehingga lahir keinginan untuk membuat pertemuan dengan melibatkan Kyai-kyai dan alim ulama dalam jumlah yang lebih besar.

Dirinya selaku Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Anshor Kabupaten Pohuwato diminta memastikan terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar dengan turut melibatkan berbagai pihak seperti BPJS Ketenagakerjaan melalui Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, juga berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo.

"Selain 20 peserta dari setiap kabupaten kota, juga menghadirkan para Rois Syuriah dari Pimpinan Cabang NU Kabupaten kota, kyai-kyai, pimpinan pondok pesantren dan para pengasuh majelis taklim. Bagi peserta kegiatan dari Pohuwato, Boalemo dan Gorontalo Utara kami siapkan tempat menginap," tandasnya.***