Zukri Atau Handoyo, Hendrik: Keduanya Layak Menjadi Penjabup Boalemo

Zukri Atau Handoyo, Hendrik: Keduanya Layak Menjadi Penjabup Boalemo

GOSULUT.ID - Penunjukan aparatur sipil negara yang akan menjadi penjabat kepala daerah untuk mengisi kekosongan posisi bupati di Kabupaten Boalmo hendaknya tidak sembarangan. Selain harus memiliki kompetensi manajerial pemerintahan, penjabat kepala daerah juga harus memiliki pemahaman politik yang mumpuni juga harus mempertimbangkan aspek-aspek lainnya Diantaranya, kredibilitas, loyalitas, dan kemampuan dari calon penjabat itu sendiri dalam memimpin daerah tersebut.

Salah satu aktifis Gorontalo Hendrik Saidi menyampaikan, untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di boalemo sampai pada pelaksanaan Pilkada serentak ditahun 2024 ada nama yang dinilai layak dan dianggap tepat untuk diajukan oleh Gubernur gorontalo ke Kemendagri, yakni Zukri Suratinoyo dan Handoyo Sugiharto.

"Ada dua pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi gorontalo yang aktif dan sangat tepat untuk di usulkan Gubernur Rusli menjadi penjabat Bupati Boalemo, yakni Handoyo Sugiharto yang saat ini Kepala Dinas PUPR serta Zukri Suratinoyo, Kepala Badan BKD," Ujarnya, Sabtu (9/4/2022).

Menurutnya, dua orang ini layak dan tidak di ragukan lagi pengalaman dan sepak terjangnya dalam pemerintahan hingga saat ini, apalagi keduanya sebelum ke provinsi cukup lama mengabdi dan mendedikasikan dirinya di kabupaten boalemo.

Dikatakan, Handoyo Sugiharto pernah menjadi pejabat di sana (boalemo), sehingga sudah sangat mendalami dan memahami karateristik masyarakat boalemo. Begitu juga dengan Zukri Suratinoyo, yang saat itu menyatu dengan warga masyarakat boalemo karena pernah menjadi Camat dan pejabat disana, bahkan terakhir  diberi amanah oleh Gubernur sebagai penjabat Sekda Pohuwato 

"Beliau berdua punya integritas, kuat, loyal, cerdas dan peka terhadap kepentingan rakyat. Mereka hingga saat ini punya rekam jejak jelas dan tidak pernah bersentuhan hukum. Selain itu kredibilitas dari kedua nama juga jadi poin penting. Apalagi masa jabatan caretaker ini tidak sebentar sampai dengan pilkada serentak nanti di tahun 2024" Imbuhnya.

Mantan Sekretaris DPD KNPI Kota Gorontalo ini menegaskan, bila kedua nama potensial akan diusulkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, maka dirinya siap pasang badan untuk mengawalnya.

"Selaku aktifis gorontalo saya siap mengawal dan menjaga para penjabat yang diberi tanggung jawab dan amanah oleh pemerintah pusat," Tandas salah satu anggota pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo ini.