Yasin Dilo Jaring Aspirasi di Tolango, Warga Curhat Minta UEP, Mahyani Hingga Bantuan Ayam 

Yasin Dilo Jaring Aspirasi di Tolango, Warga Curhat Minta UEP, Mahyani Hingga Bantuan Ayam 

GOSULUT.ID - Reses DPRD Provinsi Gorontalo masa persidangan ketiga tahun tahun 2021-2022 dimanfaatkan seluruh legislator Puncak botu untuk kembali ke dapil (daerah pemilihan).

Agenda tersebut dilakukan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat untuk ditampung dan selanjutnya dibawa guna disuarakan kepada pengambil kebijakan dalam hal ini pemerintah agar dapat diwujudkan sesuai harapan.

Hal ini seperti dilakukan oleh salah satu aleg dapil Kabupaten Gorontalo Utara, Yasin Dilo yang melaksanakan jaring aspirasi warga di Desa Tolango Kecamatan Anggrek, Kamis (23/6/2022).

Kepada masyarakat setempat ia sampaikan, reses merupakan salah satu kewajiban yang harus secara rutin dilakukan dengan bertemu langsung dan berdialog untuk mengetahui keinginan dan keluhan mereka.

"Kegiatan kami lakukan sebanyak tiga kali dalam setahun untuk menerima segala aspirasi dari bapak, ibu dan adik-adik untuk saya kawal dan perjuangkan di DPRD Provinsi agar mendapat perhatian dan program dari pemerintah provinsi Gorontalo," jelasnya.

Lanjut dia, warga juga diminta memahami bahwa belum tentu apa yang diinginkan akan terwujud di tahun ini bisa jadi ditahun berikutnya atau di sesuaikan dengan anggaran yang ada.

"Ini karena pelaksanaan APBD sementara berjalan melalui program dan kegiatannya," sambungnya.

Pada sesi tanya jawab, salah seorang warga Amin Lagarusu bertanya bagaimana cara mendapatkan bantuan UEP (usaha ekonomi produktif).

Yasin menuturkan UEP adalah bantuan sosial yang diberikan kepada kelompok usaha bersama untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga. 

"Syaratnya, usaha itu beranggotakan 5 sampai 20 Kepala Keluarga dari masyarakat miskin yang masuk dalam Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu (DTPFMOTM)," terangnya.

Sementara seorang ibu rumah tangga Wati Monoarfa berharap agar politisi PKS itu bisa membantu ia beserta keluarga bisa mendapatkan Mahyani.

"Cara mendapat bantuan itu, ibu harus memiliki tanah meski tidak punya rumah, saat ini menempati rumah satu-satunya tapi kondisi tidak layak huni serta belum pernah mendapat bantuan rumah dari pemerintah," jawab Yasin.

Ia menambahkan, untuk bisa memperoleh bantuan-bantuan itu, warga harus menyiapkan proposal permohonan yang diketahui dan ditandatangani oleh kepala desa kemudian berikan ke dirinya.

"Jangan lupa buat proposal dan serahkan kepada saya, insyaallah ini akan diupayakan agar mendapat alokasi bantuan dari pemerintah provinsi melalui dinas terkait termasuk permohonan bantuan ayam dari Rusli Masesu," tandasnya