Wali Kota Palu : Rasionalisasi Birokrasi Yang Efisien Dan Efektif Belum Berjalan Baik

Wali Kota Palu : Rasionalisasi Birokrasi Yang Efisien Dan Efektif Belum Berjalan Baik

Laporan Biro Palu : Fikza Irsad
Editor : Kamal Babay

 

 

 

 

www.gosulut.id - Palu - Wali kota Palu, Drs. Hidayat, MSi memimpin langsung jalannya Rapat Evaluasi Rasionalisasi Birokrasi di Ruang Rapat Bantaya kota Palu, Senin (05/08).

Wali kota Palu menyampaikan bahwa Rasionalisasi Birokrasi Pemerintah Kota Palu yang efisien dan efektif berbasis budaya, termasuk misi keempat sampai saat ini pelaksanaannya belum berjalan dengan baik.

Menurut Wali kota, Drs. Hidayat, M.Si, terlalu banyak pegawai honorer yang ada di kantor-kantor setiap OPD.

"Penyampaian dari OPD, honorer semua itu dipakai. Tapi pas ditinjau, tidak ada tempat duduknya. Nah ini yang kita ingin rasionalisasi lagi kembali. Supaya setiap honorer itu punya meja, tempat duduk, bahkan komputernya masing-masing," Sambungnya.
Drs. Hidayat, M.Si mengatakan saat ini sebutan Aparatur Sipil Negara (ASN) terbagi atas dua yaitu PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

"P3K ini yang menjadi persoalan, dimana ada beberapa daerah di seluruh Indonesia yang menolak dikarenakan keterbatasan anggaran. Namun undang-undang dari pusat memaksa agar dilaksanakan,"Tambahnya.

Drs. Hidayat, M.Si menyatakan, di kota Palu saja gaji paling tinggi untuk honorer sebesar Rp. 1.000.000, lainnya ada yang Rp. 600.000, bahkan Rp. 250.000 perorang, dengan dana yang dianggarkan sekitar Rp. 47 Miliar untuk honor.

"Kalau semua gaji disamakan dengan PNS, akan bangkrut kita, tidak bisa melakukan apa-apa," tegas Drs. Hidayat, M.Si,

Oleh karena itu, Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si,menginginkan hal demikian yang perlu dirasionalisasikan sesuai SOP, agar tercipta birokrasi berbasis budaya, yang mana terbangun tiga nilai yaitu nilai kekeluargaan, kegotongroyongan dan toleransi, sehingga tercipta sinergitas antara OPD satu dengan lainnya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Kota Palu, Imran, serta  Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Rifani.***