Udin Pango : Pemilik Toko Bangunan Jangan Menjul Lem Ehabond Sembarangan

Udin Pango : Pemilik Toko Bangunan Jangan  Menjul Lem Ehabond Sembarangan

Laporan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Yance Harun

 

 

 

GoSulut.ID - Limboto - Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan semua stokeholder di daerah merasa prihatin atas kejadian anak anak sekolah yang mengunakan eha-bon.

Dalam sepekan ini telah menjadi viral  dimedsos, bagaimana mereka menghirup lem jenis eha-bond, sehingga ini membuat semua pihak turut prihatin.  

Atas kejadian itu, berbagai upaya-pun dilakukan pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk melakukan upaya pencegahan, agar anak-anak ini tidak lagi melakukan hal-hal negatif seperti menghirup eha-bond dan sejenisnya.

Untuk itu, Pemkab Gorontalo melalui lintas OPD berkolaborasi menghilangkan kebiasaan buruk para anak-anak ini.

Dengan memberikan sosialisasi di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Gorontalo, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Infokom, P2TP2A dan BNN. Maka tugas Satpol PP melakukan sidak disetiap tokoh bangunan di daerah ini.

”Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak ada hak melarang toko bangunan menjual jenis lem ehabond. Namun bagi pemerintah Kabupaten Gorontalo hanya menghimbau agar lem ini tidak dijual sembarangan, khusus anak-anak sekolah,” ujar Sekertaris Dinas Satpol-PP, Udin Pango, ditemui usai melakukan sidak beberapa toko di wilayah Kecamatan Limboto dan Limboto Barat, Senin ( 24/06).

Ia menambahkan, pemiliki toko silakan menjual, namun yang diharapkan mereka tidak menjual jenis lem ehabond ini pada sembarang orang.

”Hal ini sudah berbahaya terutama untuk masa depan anak-anak, jika tidak dicegah sejak dini, pasti merusak anak kita semua,"Sambungnya.

Udin Pango menambahkan, jika ada konsumen datang membeli lem tersebut harus dipertanyakan lem itu dibuat apa. Terkadang anak-anak ini menggunakan jasa orang dewasa untuk membeli lem ini di toko-toko terdekat.

”Mulai hari ini, para penjual harus teliti menjual barang ini pada siapa dan digunakan buat apa," tegas Udin Pango.

Bagi para orang tuah harus sering-sering mengawasi gelagat anak-anak mereka. Diawasi metode pergaulan anak –anak ini, tidak terjerumus pada hal-hal yang dapat merusak masa depan anak-anak.

”Peran seluruh pihak sangat diharapkan terutama orang tua, dalam mencegah penggunaaan atau menghirup lem ehabon tersebut. Insya ALLAH sidak ini akan merata di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo,” harap Udin Pango.***