Yonif 713/ST Tugas ke Kongo, Danyonif: Kami Siap Kenalkan Budaya Gorontalo 

Yonif 713/ST Tugas ke Kongo, Danyonif: Kami Siap Kenalkan Budaya Gorontalo 

GOSULUT.ID - Batalyon Infantri (Yonif) 713/Satya Tama mendapat amanah dan kepercayaan untuk menjalankan tugas mulia sebagai Satuan Gerak Cepat TNI Konga XXXIX-E/Munasco Kongo di Tahun Anggaran 2022-2023. 

Kesempatan tidak akan disia-disiakan oleh Satuan dibawah komando Korem 133/Nani Wartabone yang saat ini dinakhodai Letkol Inf Lawdewick B K Tobing, selain menjalankan tugas perdamaian juga siap mengharumkan nama daerah ini dengan akan mengenalkan budaya Gorontalo.

Letkol Inf Lawdewick B K Tobing mengatakan akan mengharumkan adat Gorontalo saat pelaksanaan Tugas Luar Negeri. Yonif 713/Satya Tama tidak bakalan jadi satuan terkenal apabila tidak didukung oleh pemerintah daerah setempat.

"Rencana Kami dengan Perwira staf didukung para Prajurit akan menampilkan Budaya Gorontalo pada Saat Satgas Luar Negeri guna memperkenalkan Kebudayaan Daerah Indonesia di tingkat Internasional," ungkapnya saat menerima rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, yakni Kepala Bidang Kebudayaan, Ranto Naki, M.Pd, dan staf Khusus Bupati Gorontalo, di Mayonif 713/ST, Rabu (13/01/2021).

Sementara itu Ranto Naki menyampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo serta Staf Bahasa Asing Bupati Gorontalo siap dukung tugas pokok Yonif 713/Satya Tama yang akan bertugas di Kongo

Dijelaskannya, kedatangan ini juga bertujuan dalam rangka Koordinasi kegiatan Penyiapan Satgas Luar Negeri bagi Yonif 713/Satya Tama serta bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo dalam bidang Tarian Adat Gorontalo dan Kesenian Musik Khas Gorontalo.

"Kami sangat mendukung penuh rencana kedepannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan dukungan tenaga pengajar untuk memberikan pelatihan dan materi Bahasa Inggris Khususnya kepada Prajurit Yonif 713/ST dan untuk kepada Persit KCK Cabang LXX Yonif 713 dalam bidang Kesenian dan Tari adat Gorontalo" urainya.

Tidak hanya itu lanjut Ranto, Dinas Kebudayaan pun akan berusaha mendukung untuk alat musik khas Gorontalo.

"Supaya para Prajurit Yonif 713/Satya Tama bisa mengaplikasikan Alat Musik daerah Gorontalo tersebut untuk nantinya di tampilkan Pada Saat Pelaksanaan Satgas Luar Negeri di Negara Afrika tepatnya Konga," pungkasnya.

Editor: Harso Utiarahman