Tim Div Propam Dan Pusdokkes Mabes Polri Datangi Gorontalo

Tim Div Propam Dan Pusdokkes Mabes Polri Datangi Gorontalo

Liputan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

GoSulut.ID – Limboto - Tim Div Propam dan Pusdokkes Mabes Polri datangi Polres Gorontalo, melakukan penegakan penertiban dan disiplin anggota Polri, termasuk yang dilakukan yakni pemeriksaan urine bagi seluruh anggota Polres Gorontalo.

Tes urine bagi anggota Polri ini di pimpin langsung Ketua Tim Kombes Pol. Dedy Setyo Yudho, StMK dari Div Propam Mabes Polri.

Bukan hanya pemeriksaan urine saja yang dilakukan, tapi melakukan pemeriksaan sikap tampang kelengkapan perorangan seperti Kartu tanda anggota (KTA),  kartu Senpi dan penggunaan seragam Polisi oleh personel Polres Gorontalo dan lainnya.

Dari hasil pemeriksaan tes urine tidak ditemukan yang positif, hanya satu jenis senjata api (Senpi) dalam kondisi kotor dilakukan penyitaan guna untuk di bersihkan.

Ketua Tim dari Div Propam Mabes Polri, Kombes Pol. Dedy Setyo Yudho.StMK menyampaikan, kegiatan seperti ini rutin setiap tahun di lakukan lewat program pengecekan giat penegakan ketertiban  dan disiplin, meliputi sikap tampang dan penampilan.

”Di polisi itu ada dua pemakaian seragam ada polisi berseragam ada non seragam, yang berseragam tentu harus rapi sikap tampangnya tidak boleh rambutnya panjang, jenggotan, kecuali yang bertugas khusus guna penyamaran seperti Reserse, Intel dan Paminal itu masih di benarkan,”ucap Dedy Setyo Yudho

Guna kelengkapan jati diri seperti kartu anggota yang sudah tidak berlaku di perintahkan untuk dilakukan pengurusan, kartu senjata api, karena yang paling rawan senpi.

”Ngantongin senjata api harus ada izinnya, sesuai ngak itu izinnya, apakah melalui tes psikologi dan kalau ada yang ditemukan tidak sesuai kita suruh kembalikan dan menyuruh untuk melakukan pengurusan serta tes psikologi lagi,”Sambungnya.

Dedy Setyo Yudho menambahkan, nanti-nya kita bekerja sama dengan Pusdokkes melakukan cek dan tes urine terhadap anggota apakah mereka menggunakan narkoba atau tidak, karena ini salah satu yang terpenting bagi penegak hukum, guna pemberantasan narkoba dan obat-obatan berbahaya.

”Kegiatan ini juga guna mencegah anggota terlibat sebagai pengguna, bandar maupun pengedar karena sebagai penegak hukum anggota Polri harus bersih dari Narkoba dan obat-obatan berbahaya,”ucap Dedy Setyo Yudho.

Dan kalau ada anggota yang terlibat kita proses sesuai hukum yang berlaku.***