Benarkah Telur Busuk Menguap, Dr. Husain Ui : Saya Akan Menolak Jika Itu Disalurkan  

Benarkah Telur Busuk Menguap, Dr. Husain Ui : Saya Akan Menolak Jika Itu Disalurkan  

GOSULUT.ID - Polemik bantuan di Kabupaten Gorontalo belum usai, pasalnya yang terjadi beberapa pernyataan yang kontradiksi dari masing-masing yang diduga mengetahui proses penyaluran bantuan itu.

Bahkan saat ditemui awak media, Direktur BUMD PT. Global Gorontalo Gemilang Adriyansah Pulubuhu, seakan menolak dan menghindar untuk dimintakan tanggapan.

" Sudah ada 8 wartawan dari Pemda yang datang, tidak ada tanggapan, yang pasti tanggapan saya sama dengan Kepala Dinas Sosial ," ucapnya sambil berlalu tidak menghiraukan lagi pertanyaan awak media, (23/06/2020).

Selain itu, menurut koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Nurhayati S. Ismail menyampaikan, yang mengadakan seluruh bantuan yang disalurkan itu adalah BUMD PT. GGG.

" Semua bahan untuk wilayah Kecamatan Limboto dititipkan di aula Kelurahan Kayumerah, dari tahap I dan II bukan di kantor camat," paparnya.

Dan untuk stok bantuan telur yang ada di Kelurahan Kayumerah itu, persiapan untuk tahap III. Menurutnya setiap bantuan yang disalurkan selalu waktunya mepet, sehingga begitu dapat stok yang banyak sudah di sediakan awal.

" Karena sudah dapat stok telur sehingga diadakan lebih dulu bersama minyak kelapa dan saya ditelepon sudah persiapan untuk tahap III, jadi stok ini sudah ada ini ada tanda terima 2 ribu bak ," ujar Nurhayati.

Lebih lanjut, Nurhayati menjelaskan karena mengingat waktu untuk penyaluran tahap III ini masih banyak kendala dan stok telur sudah ada yang busuk, dirinya meminta pihak BUMD mengambil kembali telur itu, hanya saja jawaban yang diterimanya dari pihak BUMD agar telur itu dimusnahkan saja.

" Tanggapan BUMD kase angus jo, bakar jo, namun saya menyarankan agar telur itu disortir kembali, ini di iyakan oleh BUMD, bahkan orang-orang yang akan menyortir itu akan di bayar, kenapa ini saya sarankan untuk disortir karena saya memikirkan kerugian mereka, "tandasnya.

Menurutnya, seluruh stok telur itu bukan sisa dari penyaluran tahap II namun itu persiapan untuk tahap III yang sudah disiapkan oleh BUMD, karena sudah begitu modelnya sehingga tidak disalurkan lagi.

" Saat ini Dinas Sosial memperketat penyaluran tahap III, dan stok yang ada bukan sisa tahap II karena seluruh untuk tahap II sudah kami salurkan, dan untuk stok yang ada sekarang BUMD sudah berikan kuasa sepenuhnya untuk saya apakan, " tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Dr. Husain Ui kaget dengan adanya stok yang disiapkan untuk tahap III itu, karena menurutnya setelah dikoordinasikan itu hanya sisa dari penyaluran tahap II.

" Saya koordinasikan kemarin itu sisa dari tahap II, hanya saja ada orang yang menginginkan untuk disortir, maka itu disortir dan tidak disalurkan lagi, kalau ini dibagi saya yang pertama menolak ," tegasnya.

Dan untuk penyaluran bantuan tahap III akan benar-benar diperketat, karena sebelum penyaluran akan ada tim yang terlebih dahulu turun memastikan layak tidaknya semua bahan dan jumlah yang akan di terima oleh rakyat.

" Nanti kami akan beri tahu kapan penyaluran, karena 2 hari sebelum penyaluran panja, tim perivikasi barang Kabupaten Gorontalo, Kejaksaan, Kepolisian dan inspektorat turun melakukan pengecekan langsung bahan, " tutup Husain Ui.

Editor : Alwin Ibrahim