Tak Terima Namanya Dicatut, Daud Manopo Laporkan Akun Facebook Maikel Cabs

Tak Terima Namanya Dicatut, Daud Manopo Laporkan Akun Facebook Maikel Cabs

Caption : Screen shot postingan akun facebook @Maikel Cabs di grup facebook.

Peliput : Frendy Sapoh

GOSULUT TALAUD--Polda Sulut dan Polres Kepulauan Talaud dihebohkkan dengan postingan akun facebook Maikel Cabs, di grup facebook HAJAR-Hendra Jacob Respon. Dalam unggahannya, @Maikel Cabs yang menulis adanya dugaan mutasi siluman hasil konspirasi Kabid Propam dan Oknum Pengusaha asal Talaud.

"Kapolda sulut yg baru di minta Anulir Mutasi pembatalan Iptu Daud Manopo yg baru jabat kaposlek melonguane dua hari namun di baralkan oleh tr khusus yg tka jelas dasar hukumnya, sebab diduga kuat itu mutasi siluman hasil konspirasi kabid propam dan oknum pengusaha asal talaud yg di dasari dendam pribadi," tulis @Maikel Cabs di grup Facebook HAJAR-Hendra Jacob Respon, dan sudah beberapa kali dibagikan. Kamis (3/9/2020)

Ketika dikonfirmasi terkait kebenaran postingan ini, Iptu Daud Manopo yang namanya dicatut dalam postingan tersebut menegaskan, dirinya tidak ada kaitan dengan postingan itu. Dia juga mengakui bahwa tidak pernah ada komunikasi antara dirinya dengan akun facebook @Maikel Cabs.

"Saya tidak pernah ada komunikasi dengan pemilik akun facebook @Maikel Cabs itu. Dan itu bukan pengakuan saya, saya tidak tahu - menahu dengan postingan itu. Dan postingan terkait adanya konspirasi itu tidak benar," tegas Manopo saat ditemui awak media ini di rumah kediamanya, di kota Melonguane. Jumat (4/9/2020)

Namun, Manopo mengakui adanya pembatalan SK, dirinya menjabat Kapolsek Melonguane. "Memang ada pembatalan pak, tapi soal ada tidaknya konspirasi, saya tidak tahu menahu dengan itu. Saya hanya menjalankan perintah," imbuhnya

Manopo pun menuturkan, dirinya sudah membuat Laporan Polisi terhadap akun facebook @Maiksl Cabs itu. "Saya sudah buat LP (Laporan Polisi) terhadap akun facebook @Maikel Cabs tersebut, di Polres Kepulauan Talaud dengan isi laporan terkait pencatutan nama dan foto tanpa seijin saya, dan itu merupakan pencemaran nama baik," tambah Manopo.

Dirinyapun berharap, agar Laporan Polisi yang sudah dibuatnya, dapat segera ditindaklanjuti. "Ini menyangkut nama baik pribadi, jadi harapan saya agar laporan ini segera di proses," tukas Manopo. (FS/YW)