Suara Sirene dan Pemukulan Gong Tandai Di bukanya Festival Donggala 2019

Suara Sirene dan Pemukulan Gong Tandai Di bukanya Festival Donggala 2019

GOSULUT.ID - Donggala - Kepala Dinas Pariwisata Provinai Drs. I Nyoman Sriadijaya mewakili Gubernur resmi membuka Festival Pesona Donggala 2019.

Kegiatan ini ditandai penekanan tombol sirenne dan dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH. MH bertempat di Anjungan Gonenggati Kamis (21/11/2019)

Drs. I Nyoman Sriadijaya membacakan sambutan gubernur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan rasa gembira serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pariwisata Kab. Donggala dan kepada semua pihak atas terselenggaranya Festival Pesona Donggala tahun 2019.

Ia berharap Festival ini dapat berkelanjutan yang bernilai guna sebagai sarana untuk mengangkat dan mempromosikan industri wisata yang ada di Kabupaten Donggala.

"Festival ini dapat memberi efek yang besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Program sapta pesona melalui Inpres yang telah diluncurkan sejak tahun 2006 tentang keamanan ketertiban kebersihan keindahan kesejukkan keramahan dan ketenangan, menjadi sisi lain dari kota wisata Donggala yang diharapkan ke depan menjadi salah satu daya tarik masuknya wisatawan ke Sulawesi Tengah.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala Drs. Sajaun, M. Pd menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut untuk memberikana multi player efek yang besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dan pelaku usaha.

"Festival Pesona Donggala tahun ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 21-23 November 2019 dengan berbagai kegiatan antara lain lomba Fotografi, pameran ekonomi kreatif dan lomba kreasi jajanan pasar tradisional daerah," tuturnya

Sementara ditempat yang sama sambutan Bupati Donggala dibacakan Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin, S. Sos  menyampaikan Kabupaten Donggala dianugrahi Tuhan yang maha kuasa bukan hanya kekayaan dan keindahan alamnya, tetapi juga Donggala mewarisi beragam budaya adat istiadat masyarakat, yang lahir dan tumbuh dari sejarah panjang Wilayah Kabupaten Donggala.

"Ragam budaya adat istiadat dapat dimaksimalkan untuk menjadi potensi peningkatan kesejahteraan masyarakat tentu tidak dapat begitu saja memberikan nilai tambah, apabila tidak diiringi dengan upaya yang bersungguh-sungguh dari kita semua," jelas Moh. Yasin.

Untuk itu lanjutnya, Pemkab Donggala melalui Dinas Pariwisata bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat, menggelar kegiatan tersebut,yang merupakan kegiatan tahunan dengan tujuan untuk mempromosikan Kab. Donggala sebagai destinasi wisata dengan berbagai keindahan dan keunikan alam serta ragam budayanya.

Diakhir sambutannya Wabup berharap dengan adanya kegiatan tersebut, dapat menjadi stimulan untuk menggairahkan dan menumbuhkan kembali aktifitas perekonomian masyarakat, khususnya sektor usaha mikro dan industri rumah tangga yang sempat terpuruk akibat bencana alam beberapa waktu yang lalu.

Dilanjutkan dengan devile festival Donggala tahun 2019 yg dikuti oleh siswa/siswi dari SMP N 1 Banawa, SMP N 2 Banawa, SMP  N 4 Banawa, SMK N 1 Banawa, SMK N 2 Banawa, SDN 3 Banawa, SDN 24 Banawa, SDN 25 Banawa, SDN 1 Banawa, SDN 9 Banawa, SDN 18 Banawa, SDN 13 Banawa.

Hadir pada pada kegiatan tersebut,Ketua DPRD kabupaten donggala Takwin,Sekretaris Kab.donggala H.Aidil Nur, SH,MSI, Forkompinda,Asisten,Staf Ahli,Kepala Dinas Parawisata Kab.Sigi Dra Diah Agustiningsih.M.pd,Pimpinan OPD Kab.Donggala,Serta ketua tim Penggerak PKK Kab.Donggala H.Indotang S.Sos


Editor: Harso Utiarahman