Sosok Muda Yang Berjiwa Aktifis Dan Politisi Menjadi Pengusaha Property  

Sosok Muda Yang Berjiwa Aktifis Dan Politisi Menjadi Pengusaha Property  

GoSulut.Id - Gorontalo - Sosok Zulfikar Usira yang biasa di pangil Borju oleh kalangan teman teman, baik itu mahasiswa, lsm dan pers, sangat dekat dengan pangilan tersebut. 

Nama Borju, sangat pamiliar bagi semua orang, sejak Bupati Alm Ahmad Pakaya berkuasa. Apalagi saat itu gorontalo, yang ingin pisah dari Sulawesi Utara, untuk menjadi sebuah Provinsi Gorontalo bersama Sang Deklarator Prof Nelson Pomalingo.

Perjalanan Zulfikar Usira banyak melewati suka dan duka dalam berjuang, agar menjadi sesuatu yang baik dan berguna bagi orang lain.  Tekad-nya, bagaimana bisa di kenal banyak orang, baik di dunia kampus, politik dan menjadi teman bagi siapa saja.

Dengan bermodal-kan kesabaran dan percaya diri, maka segala langkah impian menjadi nyata, saat bertemu Dr.Rustam Akili, yang mendidik-nya dengan sebuah sikap jujur serta setia dan menjadi petarung dalam memperjuangkan untuk sebuah kebenaran.

Bahkan dalam setiap pergerakan di lakukan oleh mahasiswa dan kegiatan partai golkar, pasti tidak seru, jika tak ada yang nama-nya Zulfikar Usira yang biasa di pangil Borju oleh semua sahabat.

Setelah Gorontalo Utara menjadi sebuah kabupaten, nama Zulfikar Usira terus melejit dalam kancah politik di Partai Golkar, di tambah lagi katika Rusli Habibie maju menjadi Calon Bupati Gorut bersama Indra Yasin.

Maka disini awal kedekatan Rusli Habibie bersama Zulfikar Usira, bagaimana membangun sebuah komitmen kemenangan dalam perjuangan demi kemajuan Gorontalo Utara.

Hanya dalam waktu tiga tahun lebih, Rusli Habibie kembali maju calon Gubernur Gorontalo bersama Idris Rahim dan menang, nama seorang Borju terus berkibar dalam perjuangan Rusli Habibie saat itu.

Sikap jujur dan komitmen serta konsisten yang ada dalam dirinya, membuat kepercayaan Rusli Habibie, selalu memberi motivasi bagi-nya, dalam menekuni sesuatu yang dimiliki, guna menjadi orang yang tekun dan ulet dalam bekerja untuk mencapai sukses.

Dalam perjalanan di dunia politik, seorang Zulfikar Usira sempat merasakan bagaimana menjadi seorang wakil rakyat di DPRD Gorontalo Utara di tahun 2012 dari Partai Golkar.

Menjadi wakil rakyat bukan hal mudah, tapi disana kita harus bekerja untuk rakyat dan bagaimana menyediakan waktu melayani apa yang aspirasi mereka.

Disitu Zulfikar Usira mulai belajar, bagaimana menjadi seorang politisi sejati yang bekerja ikhlas dan sabar, baik untuk kepentingan rakyat, partai dan keluarga, semua harus di layani dengan adil dan bijaksana.

Apabila ada yang menyatakan menjadi wakil rakyat, hidup menjadi enak dan nyaman, semua itu keliru, sebab menjadi seorang politisi harus berjiwa sosial dan bukan kapitalis.

Setelah mencermati, bagaimana menjadi politisi yang baik, ternyata kita harus memiliki sumber keuangan yang jelas, maka jalan itu, tidak lain harus memiliki usaha.

Maka di tahun 2014, pria kelahiran 7 Juli 1977 membidik peluang bisnis di dunia property, yang mendapat dukungan dari Istri Tercinta Wiwin Thalib,SE yang telah memberikan Tiga Orang buah cinta kasih sayang mereka. Anak pertama di beri nama Adwiyah Quinsya Hairulnisya Usira, kedua Moh Sultan Azriel Usira dan Ketiga Moh Sultana Arzzam Usira.

Ketika mulai bergerak dalam dunia property, Zulfikar Usira mengingat nasehat orang nomor satu di Provinsi Gorontalo Rusli Habibie. Hidup adalah pilihan dan kunci dalam sebuah usaha adalah focus dan disiplin serta menjaga hubungan baik dengan siapa saja.

Maka melalui bendera PT Sultana Karya Lestari, seorang Zulfikar Usira yang biasa di pangil Borju oleh para sahabat dekat, kini menjadi seorang pengusaha muda di bidang property di Provinsi Gorontalo.

Menjadi sebuah kebahagian tersendiri bagi Zulfikar Usira, ketika bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain dan bagaimana mereka dapat tersenyum bersama kita dalam membangun usaha.

Secara perlahan usaha ini, kami bersama keluarga kecil, dengan motivasi sang istri tercinta. Bisnis Property di geluti Zulfikar Usira sejak tahun 2014, kurang lebih mencapai 1000 unit.

Namun paling membahagia-kan,dukungan pemerintah dalam mempermudah segala investasi usaha, merupakan kunci sebuah kemajuan di daerah.

Apalagi kemarin, PT Sultana Karya Lestari  banyak mendapat bantuan fasilitas umum  dari Kementrian PUPR atas rekomendasi dari pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Rusli Habibie dan Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo  tentang perumahan subsidi tipe 36, siap tinggal.

Hal tersebut menunjang program pemerintah dalam sejuta rumah, sebab banyak masyarakat ingin memiliki perumahan, tapi kendala di hadapi yaitu dapur.

Namun bagi Zulfikar Usira, mampu menjawab semua yang sulit di penuhi oleh para pengusaha property di Indonesia, terkait keluhan para debitur yang ingin memiliki rumah siap huni.

Bagi seorang Zulfikar Usira, disini peran pengusaha, bagaimana mengeluarkan sebagian keuntungan untuk menunjang program pemerintah untuk rakyat.

Semoga perjalanan ini menjadi sebuah motivasi bagi semua sahabat dan para pengusaha serta kaum milenia, jangan takut melangkah dalam berusaha. Jatuh bangun dalam usaha hal biasa, asal kita berusaha dan mari jaga hubungan tali silahturahmi.(Mnt-kolonglangit)