SMP 1 Limboto Sosialisi Bahaya Ehabon Bagi Para Siswa, Haris Suparto Tome : Dalam Mendidik Anak Jangan Mengunakan Pola Lama

SMP 1 Limboto Sosialisi Bahaya Ehabon Bagi Para Siswa, Haris Suparto Tome : Dalam Mendidik Anak Jangan Mengunakan Pola Lama

Liputan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Yance Harun 

 

 

 

GoSulut.ID - Limboto - Setelah viral beberapa siswa menghirup lem ehabonk, pihak sekolah SMP I Limboto gelar sosialisasi pembinaan pada para siswa/siswi, senin (24/6)

Sosialisasi berlangsung di Lapangan SMP satu Limboto dengan Narasumber dari beberapa instansi seperti, BNN dan Polres Gorontalo serta Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Gorontalo.

Dalam materinya Kepala Dinas Komunikasi dan informasi Haris Suparto Tome, banyak memberikan edukasi dan pembinaan yang lebih di fokuskan pada pendekatan dan menanyakan, apa yang menjadi keluhan serta keinginan setiap masing-masing siswa/siswi saat mengikuti pelajaran di sekolah dan bagaimana mereka setelah pulang kerumah.                                        

"Dengan pola pendekatan demikian yang di terap-kan, maka banyak macam akan di dapat dari siswa dan siswi. Untuk di jadikan dasar evaluasi, sehingga kita semua akan lebih mengeriti bagaimana proses belajar mengajar di setiap sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Gorontalo," ujar Haris Suparto Tome.

Kedepan nantinya, dalam mendidik anak tidak boleh menggunakan pola lama dengan menekan, sebab bukan jamannya lagi.

" Harus ada perubahan metode pembelajaran, yang dilakukan, agar para siswa lebih nyaman dalam menerima pendidikan ," ujar Haris Suparto Tome.

Di tempat yang sama Kepala Sekolah SMP I Limboto, , Irwan DJ Podu menyampaikan, hal ini dilaksanakan karena untuk mencegah jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang tidak kita ingin-kan semua, sempat viral tentang beberapa siswi yang menghirup lem ehabonk.                                              

"Mka sosialisasi hari ini melibatkan BNN dan Polres serta beberapa instansi untuk memberikan pembinaan terhadap anak anak terlibat mengunakan ehabon serta semua siswa,"ucap Irwan

Semoga apa yang telah di sampaikan oleh Narasumber dapat di jadikan sebagai pencerahan dan upaya pencegahan bagi pihak sekolah, guna lebih intensif melakukan pengawasan pada peserta didik.  

"Insya ALLAH melalui kegiatan seperti ini, hal-hal negatif akan berkurang dan kami berharap ini tidak akan terjadi lagi," tegas Irwan DJ Podu.***