Setelah NPHD Dengan KPU, Nelson Pomalingo Minta Anggaran Pemilu Digunakan Sebaik-baiknya 

Setelah NPHD Dengan KPU, Nelson Pomalingo Minta Anggaran Pemilu Digunakan Sebaik-baiknya 

GOSULUT.ID - Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo melakukan penanda tanganan adendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada 2020. Kegiatan itu berlangsung di lantai II ruang kerja Bupati Gorontalo. 

Dalam kesempatan ini, Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo meminta agar anggaran untuk pilkada dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin.

“ Saya harap betul-betul digunakan dengan baik dan efisien apalagi covid pandemi ini pasti banyak hal yang kita butuhkan ," ujarnya. Rabu (24/06/2020).

Lebih lanjut, Nelson berjanji akan memperhatikan fasilitas penyelenggara pilkada agar menghasilkan pilkada yang berkualitas.

" Untuk Sekretariat Daerah bisa melakukan koordinasi dengan penyelenggara pilkada, ini perlu termasuk juga kaitannya dengan APD dan rafid test," tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Gorontalo Rasyid Saiyu menyampaikan, terima kasih atas suport yang diberikan oleh pemda. Dirinya meminta pemda juga aktif mensoialisasikan kepada masyarakat terkait pemutakhiran data pemilih.

“ Kami tentu banyak mengucapkan terimakasih kepada pemda yang telah mensupport pelaksanaan pemilihan bupati wakil bupati tahun 2020, "ucapnya.

Selain itu kata ketua KPU terkait penandatanganan perubahan hibah NPHD sebagaimana amanat Permendagri 41 tahun 2019 tentang perubahan Permendagri 54 tahun 2020.

“Jadi sebelumnya di Permendagri 54 itu pencairannya bisa dilakukan 3 tahap tapi di permendagri 41 ini diubah menjadi 2 tahap," kata Rasyid.

Diketahui, pencairan Dana Hibah sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilaksanakan sebesar Rp. 32. 150.000.000, secara bertahap dengan ketentuan sebagai berikut , tahap 1 dengan presentase 40%. dari nilai NPHD Rp.12.860.000.000,00 dicairkan paling lambat 14 hari kerja setelah penandataganan NPHD sebesar Rp.750.000.000 tahun anggaran 2019,

Dan sisanya sebesar Rp. 12.110.000.000.00 dicairkan pada bulan januari tahun anggaran 2020. Tahap 2 dengan presentase 60% dari nilai NPHD sebesar Rp. 19.290.000.000.00 akan direalisasikan mulai bulan juni 2020.***