Serangan Balasan Baru Saja Di Mulai Untuk AS

 Serangan Balasan Baru Saja Di Mulai Untuk AS

GOSULUT.ID – IRAN – Kembali dua pangkalan Irak yang menampung pasukan Amerika di bombardir serangan rudal Iran. Semua itu hanya sebagai awal pembalasan terhadap pembunuhan seorang jendral tinggi Iran dalam serangan drone Amerika, Minggu (12/1/2020).

Hassan Nasrallah menggambarkan respon rudal balistik Iran sebagai "tamparan" bagi Amerika. Serangan terbatas itu tidak menimbulkan korban dan tampaknya hanya pamer kekuatan saja.

Pemimpin kelompok militan Lebanon, Hizbullah, yang sangat dekat dengan Iran, mengatakan serangan itu adalah “langkah pertama dalam melewati jalan panjang” yang akan memastikan pasukan Amerika mundur dari wilayah itu. Pidatonya selama 90 menit yang disiarkan di televisi tepat satu minggu sejak pembunuhan Jenderal Iran Qassim Soleimani di kutif GOSULUT.ID dari voaindonesia.com.

Selama berhari hari Iran menangapi semua kejadian itu melalui kekuatan penuh, namun setelah serangan rudal balistik itu, Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif mencuit bahwa negara itu telah “melakukan langkah-langkah proporsional dalam membela diri.''

Nasrallah juga memuji kepemimpinan Iran karena mengakui secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang Ukrania pada malam negara itu meluncurkan serangan rudal. Ia menyebut pengakuan itu "transparansi yang tak tertandingi di dunia."

Kecelakaan pesawat Rabu pagi menewaskan 176 orang di dalamnya, sebagian besar warga Iran dan Iran-Kanada. Iran semula menunjuk kesalahan teknis dan bersikeras, angkatan bersenjata tidak bisa disalahkan.

Hizbullah adalah salah satu sekutu utama Iran di wilayah itu dan merupakan musuh bebuyutan Israel. Keduanya telah melakukan serangkaian konfrontasi, terakhir pada tahun 2006.***