Sekertaris DPC PPP Jayusdi Rivai : Bingung Lihat Sikap Demokrat

 Sekertaris DPC PPP Jayusdi Rivai : Bingung Lihat Sikap Demokrat

GOSULUT.ID – KOTA LIMBOTO -Dewan Pimpinan Cabang Partai Pembangunan Persatuan (DPC PPP) Kabupaten Gorontalo, mengaku bingung dengan sikap partai Demokrat yang tiba-tiba mempersoalkan masuknya dua nama PAW Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo ke DPR.

"Saya jadi bingung, ini proses PAW, belum terisi dianggap salah karena lambat, seketika dipercepat untuk diisi juga dianggap salah. Terus harus bagaimana ? " ujar Jayusdi saat ditemui. Minggu, 15/01/2020

Menurut Jayusdi, nama yang disodorkan kemarin adalah representasi Demokrat dan PPP, dimana ada Herman Walangadi (Demorkat) dan Ahmad Lihu (PPP).

"Lantas salahnya dimana? Ke dua nama yang final dimasukan ke DPR, itu memang merupakan hasil penjaringan nama-nama yang ada. Bahwa ada 6 nama diawal, 3 dari PPP dan 3 dari Demokrat, dan tetap begitu sejak awal. Dan kita sepakati ada 6 nama waktu itu," kata Jayusdi

"Setelah disepakati 6 nama, rekomendasi PPP keluar. Namun satu yang direkomendasikan tidak termasuk dari 6 nama (Hamit Kuna). Teman-teman Demokrat saat itu meminta kami merubah nama, karena penghormatan kami kepada partai Demokrat kita rubah SK itu, meskipun SK tersebut telah diantarkan oleh DPP PPP, " tambah Jayusdi yang di ketahui sebagai anggota DPRD Kabupaten Gorontalo itu.

Selanjutnya, kata Jayusdi jika nanti seperti dikatakan Wabup itu jatah Demokrat, tidak seperti itu kesepakatannya, karena dalam undang-undang tidak begitu bunyinya,sebab kesepakatannya dua partai pengusung yang menyodorkan nama, maka lahirlah 1 dari PPP dan 1 dari Demokrat.

"Satu hal yang harus kita lihat, ketika disodorkan di DPR, prosesnya masih sangat lama, bukan langsung dimasukkan langsung jadi. Malah dari usulan PPP  Ahmad Lihu, orang itu besar di Demokrat. Bukan orang yang sudah lama di PPP. Jadi kalaupun yang jadi Adalah Ahmad Lihu ataupun Herman, kedua-duanya  Demokrat.

Malah PPP, baik Ketua dan Sekertaris ataupun siapa yang punya jabatan, tidak masuk," papar Sekertaris DPC PPP tersebut.***