SEBAR VIDEO LION AIR JATUH, PELAJAR SMA KOTA DIPOLISIKAN. INI ANCAMAN HUKUMANNYA

SEBAR VIDEO LION AIR JATUH, PELAJAR SMA KOTA DIPOLISIKAN. INI ANCAMAN HUKUMANNYA
SEBAR VIDEO LION AIR JATUH, PELAJAR SMA KOTA DIPOLISIKAN. INI ANCAMAN HUKUMANNYA

GOSULUT.ID -  Ceroboh dan tidak memastikan informasi yang diperolehnya benar atau tidak, kemudian disebarluaskan melalui medIa sosial, baik secara sengaja ataupun tidak sengaja, akan berbuntut panjang dan mengancam pelakunya.
Hal ini terjadi pada salah seorang siswa SMA kelas XII di Kota Gorontalo, yang menyadari jika dirinya tanpa mengecek kebenaran informasi telah menyebarluaskan informasi bohong atau HOAX terkait kepanikan penumpang salah satu maskapai penerbangan.
Selasa pagi kemarin (06/11/ 2018), sekitar pukul 10.30 Wita, pelajar SLTA dengan inisial MRZ akhirnya dijemput pihak Kepolisian.
Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam press release nya menjelaskan bahwa penjemputan tersebut atas dasar laporan Informasi dari Dittipidsiber Bareskrim Polri Nomor : R/LI/1891/XI/2018/Dittipidsiber, Tanggal 01 November 2018, tentang adanya berita Hoax terkait jatuhnya pesawat Lion Air Jt 610″ yang disebarkan melalui akun FB milik MRZ (Eza),.
“Kemarin Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Gorontalo menjemput seorang pelajar bernama MRZ di salah satu SLTA Kota Gorontalo terkait berita Hoax jatuhnya pesawat Lion Jt 610. Penjemputan tersebut merupakan tindaklanjut dari Laporan Informasi Dittipidsiber Bareskrim Polri terkait postingannya yang diunggah di https://www.facebook.com/profile.php?id=100008612137405, “kata Wahyu.
Dari hasil pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, didapatkan keterangan bahwa pelaku MRZ memposting berita hoax tentang ‘jatuhnya pesawat Lion Air’ pada hari Rabu tanggal 31 Oktober 2018 dengan URL : https://www.facebook.com/profile.php?id=100008612137405 menggunakan Handphone merek Xiomi Type Red Me Note 5A warna Silver.
“Pelaku memposting video dalam akun pribadinya berupa keadaan didalam pesawat Lion Air yang menunjukkan kepanikan penumpang pada saat terbang dengan durasi video kurang lebih 3 menit,” kata Wahyu.
Dari penjelasan pelaku, kata Wahyu, postingan tersebut dimaksudkan agar orang yang melihat unggahan tersebut menganggap pesawat Lion Air JT 610 jatuh pada hari Senin 29/10/2018 , pelaku sendiri tidak memastikan kondisi yang sebenarnya terkait peristiwa pesawat Lion Air JT610 dan yang bersangkutan baru menyadari setelah melihat siaran di TV bahwa postingan yang dibuatnya adalah palsu.

Dari pemeriksaan terhadap pelaku, telah diamankan 1 unit Hp MERK Xiomi Type Red Me Note 5A warna silver, 1 buah kartu celluler Telkomsel dengan nomor kartu 082259856202.
Pelajar ini dipersangkakan Pasal 14 ayat (2) UU. RI. No. 1 tahun 1946 jo 15 UU. RI. No. 1 tahun 1946 ttg Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman 2 sampai 10 tahun penjara.
Dengan peristiwa ini, Kabid Humas kembali mengingatkan kepada masyarakat agar bijaksana dalam menggunakan media sosial.
“Berkaca dari kasus ini, Saya ingatkan kembali kepada seluruh masyarakat agar bijaksana dalam menggunakan media sosial, jangan sembarangan menyebarkan berita hoax, jika mendapatkan suatu informasi, jangan mudah percaya namun pastikan kebenarannya dari sumber yang bisa dipercaya, jangan mudah menshare informasi yang belum jelas kebenarannya, pilah dan pilih sebelum di share, hati hati dengan jarimu,” tegas Wahyu.#(PR)