Rukman Korompot :  Untuk Efisiensi, Kami Akan Fungsikan Kasie Kesos Di Kecamatan

Rukman Korompot :  Untuk Efisiensi, Kami Akan Fungsikan Kasie Kesos Di Kecamatan

Liputan : Kamal Babay

Editor : Nunu Tangguda

 

 

 

 

GOSULUT.ID – Bolmong -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) terus melakukan pembenahan sistem birokrasinya, dalam hal penyampaian laporan kegiatan dari kecamatan ke kabupaten. Salah satunya adalah dengan mengedepankan efisiensi penyampaian laporan bagi para petugas agama Bolmong.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bolmong, Rukman Korompot saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, bahwa Pemkab Bolmong, tepatnya senin (31/09).

Telah mengundang rapat para camat dengan agenda efisiensi pelayanan pada petugas agama, khususnya penyampaian laporan kegiatan petugas agama yang ada di Desa.

”Tujuannya adalah meminimalisir biaya dan waktu dalam penyampaian laporan tersebut,”kata Rukman Korompot.

Karena sudah 2 tahun ini, sistem verifikasi laporan untuk petugas agama patut di sayangkan. Karena petugas agama harus ke kabupaten hanya untuk verifikasi laporan di Kesra.

”Seperti yang berada dari  Dumoga Barat, tentunya akan mengeluarkan biaya cukup  besar hanya untuk verifikasi laporannya," kata Rukman Korompot.

Berkaitan dengan itu, Kabag Rukman Korompot menambahkan, untuk mencapai efisiensi, maka verifikasi laporan  akan kami serahkan pada pihak kecamatan, setelah lengkap dan diverifikasi, selanjutnya pihak kecamatan  akan mengajukan ke Kesra, guna diregistrasi dan akan kami teruskan guna verifikasi di Badan Keuangan.

"Sesuai hasil rapat hari ini, akan akan di Fungsikan Kepala Seksie (Kasie) Kesejahteraan Sosial (Kesos) di Kecamatan masing masing, guna memverifikasi laporan para petugas agama yang berjumlah 1.276 orang yang berada di Bolmong,"kata Rukman Korompot.

Diakhir wawancara Rukman Korompot menyampaikan,  apabila semua laporan  1.276 petugas agama tersebut telah selesai diproses, dananya akan masuk direkening masing masing, karena saat ini pembayaran secara non tunai.

"Sebelumnya pembayaran tunjangan petugas agama adalah secara tunai, namun saat ini pembayarannya secara non tunai. Bila laporannya sudah selesai diproses, dananya langsung masuk ke rekening yang bersangkutan setiap triwulan,"jelas Rukman Korompot.***