Robin Bilondatu : Mendukung DPRD Mengelar RDP Terkait Proyek Palsu Di BPBD

Robin Bilondatu : Mendukung DPRD Mengelar RDP Terkait Proyek Palsu Di BPBD

Liputan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor :Yance Harun

 

 

 

GoSulut.ID –Limboto- Terkait persoalan Surat  Perintah Kerja (SPK) BPBD palsu, yang hari ini menjadi pembicaraan di Eksekutif , Legislatif dan bahkan telah menarik perhatian para aparat hukum di daerah .

Tarkait SPK Palsu dan Pekerjaan Palsu serta BPBD Palsu, hal ini menarik perhatian Penggiat Anti Korupsi, Robin Bilondatu, karena sudah memakan korban.

”Terbukti, adanya pengaduan pihak kontraktor Direktur Utama PT. Alfacia Berkat Abadi Allen Rantebua pada pihak DPRD Kabupaten Gorontalo,” kata Robin Bilondatu.

Para penggiat anti korupsi di daerah, mendukung sepenuhnya keinginan para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Gorontalo untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).

”Kami menilai ada hal yang harus dikejar dalam kasus ini, disamping persoalan hukum yang sudah ditangani pihak kepolisian,” Sambungnya.

Robin Bilondatu menambahkan, kami tertarik proses cairnya chssi dari Bank SulutGo, tanpa melalui pengecekan tentang kebenaran dari pekerjaan itu pada BPBD.

”Apalagi pihak bank dikenal sangat teliti terkait hal begini, masa bisa kecolongan, apalagi dana  yang dicair-kan jumlah-nya begitu besar,” jelas Robin Bilondatu.

Kami menduga ada yang ikut bermain dalam memuluskan proses pencairan dari pihak Bank SulutGo.

”Untuk itu, pihak wakil rakyat,  bisa mengali dari para terkait yang terlibat dalam proyek palsu saat RDP nanti. Dan para oknum yang terlibat tinggal di rekom saja ke penyidikan,”ucap Robin Bilondatu.

Kasus ini sangat penting untuk disikapi oleh DPRD, sebab  kejadiannya ada di Kabupaten Gorontalo.***