Rahmat Doni Lahati : Lewat Program BSPS, Kementerian PUPR Apresiatif Keberhasilan  Pemkab Gorontalo

Rahmat Doni Lahati : Lewat Program BSPS, Kementerian PUPR Apresiatif Keberhasilan  Pemkab Gorontalo

Laporan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

 

GoSulut.ID – Limboto - Setelah melalui evaluasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat ( PUPR), program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Kabupaten Gorontalo terwujud dan tepat  waktu serta tepat sasaran.

Kementerian PUPR sangat apresiatif untuk pemerintah Kabupaten Gorontalo, karena sukses menjalankan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

”Karena Program BSPS itu adalah program diakhir tahun, namun Kabupaten Gorontalo salah satu daerah yang selesai dan tepat waktu dibandingkan dengan daerah – daerah lain, sehingga daerah ini menjadi contoh, bagi daerah lain, guna pembangunan perumahan berbasis swadaya, “ ungkap Kepala Dinas Perumahan dan permukiman, Rahmat Doni Lahati, ditemui usai menerima Kunjungan Kementerian PUPR dan Tim Bank Dunia diruang kerja, selasa (25/06).

Doni Lahati menambahkan, Kementerian PUPR yang didampingi Bank Dunia itu, sangat mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap suksesnya program ini.

”Terutama,  dukungan terhadap pembangunan sanitasi yang dilaksanakan di kecamatan mootilango dan telaga biru. Di tempat lain dukungan seperti ini masih minim. Tapi di Kabupaten Gorontalo melalui dana APBD murni , Dana alokasi umum (DAU), kita alokasikan pembangunan jambanisasi,” kata Doni Lahati.

Sebagai mana konsep perumahan nyaman dan pantas  yang dicetuskan Bupati Gorontalo, Prof Nelson Pomalingo dapat diwujudkan.

”Bukan rumah yang layak huni, tapi nyaman artinya sarana dan prasarana pendukung, sisi pencahayaannya, sisi struktur bangunannya,sanitasi,dan ini-lah perumahan Nyaman Dan Pantas (NP),” urai Doni Lahati.

Dalam kunjungan kementerian PUPR, yakni Dirjen Penyedia Perumahan dan Bank Dunia di daerah, sangat penting sekali.

”Mengevaluasi program BSPS tahun kemarin, di dua kecamatan yakni telaga dan mootilango. Kedua, mereka juga meninjau lokasi pembangun untuk tahun ini. Baik dari sisi penyediaaan administrasi-nya, kesesuaian tata ruangnya, kesiapan pemerintah daerah, termasuk salah satu-nya, lokasi yang dikujungi di Kecamatan Tibawa, sebagai pembangunan 1500 rumah untuk lokasi komunitas,”tegas Doni Lahati.

Jadi, tujuan kunjungan mereka, akan di tindak lanjuti pertemuan besok (Rabu- Red) sekaligus meminta masukan - masukan para pasilitator yang selama ini mendampingi masyarakat.

Sementara itu, Fauzi salah satu anggota Bank Dunia menuturkan, bahwa kunjungan ini merupakan tahap evaluasi terkait program BSPS di Kabupaten Gorontalo terutama di dua kecamatan yakni Telaga Biru dan Mootilango.

”Telah sampai dimana progresnya. Tapi alhamndulillah, sesuai data ditunjukan oleh dinas dan pendamping semuanya sukses, sehingga pihak Bank Dunia akan studi banding keberhasilan daerah ini,” ujar Fauzi, sekaligus meninjau pembangunan perumahan tahun ini.***