PTA Gorontalo Berikan Donasi Pada Korban kebakaran

PTA Gorontalo Berikan Donasi Pada Korban kebakaran

GOSULUT.ID - Keluarga Besar Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo dan seluruh Pengadilan Agama Se-Provinsi Gorontalo memberikan donasi kepada korban kebakaran di Desa Poliliyanga Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo, Jumat (8/1/2021).

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, melalui Hakim Tinggi PTA Dr. Hj. Haridjah Damis, S.H di dampingi Asisten Satu Setda Boalemo Ir. Hj Roswita Manto, dan di hadiri juga Pengadilan tinggi Agama boalemo, TNI/Polri, Aparatur kecamatan dan kepala Desa Poliliyanga.

Hakim Tinggi PTA Haridjah Damis menyampaikan bahwa bantuan ini terkumpul atas kepedulian Ketua PTA Gorontalo, di mana kepedulian sosialnya sangat tinggi, apalagi korban merupakan bagian keluarga dari pengadilan agama gorontalo.

"Beliau yang berinisitif di awal dan langsung menghimbau kepada kami semua melalui WA untuk bergerak peduli, hingga kami serentak 6 pengadilan agama dan pengadilan tinggi agama gorontalo untuk mengumpulkan donasi," ujarnnya.

Tambah Haridjah, bantuan ini sebagai bentuk untu mengembalikan harapan hidup kepada korban agar bisa bangkit kembali.

"Bantuan ini mungkin tidak sebanyak dari lainnya, tetapi ini merupakan bagian dari penyemangat untuk bahwa setiap musibah itu harus di hadapi dan yakin bahwa banyak orang disekitar yang akan peduli," tambahnya.

Sumbang berupa uang tunai sebanyak 20 juta dan juga bantuan pokok berupa beras, gula, mie instan, kopi, dan ikan kaleng.

Di samping itu, Bupati Boalemo melalui Asisten Satu, Roswita Manto, menyampaikan atas nama pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian keluarga besar PTA Gorontalo terhadap korban kebarakan yang di alami salah satu warga boalemo.

"Saya kaget di mana pengadilan agama se provinsi Gorontalo akan memberikan sumbangan, sehingga hal ini saya respon dengan sangat luar biasa terutama kami pemerintah Daerah Boalemo mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya, semoga menjadi amal bagi bapak dan ibu sekalian," ujarnya.***