Proyek Pembangunan Fisik Tak Selesai, MAP : Perusahaan Dapat Sanksi

Proyek Pembangunan Fisik Tak Selesai, MAP : Perusahaan Dapat Sanksi

Caution Foto : Wakil Bupati Talaud, Drs. Moktar Marunda Parapaga.

 

TALAUD - Memasuki akhir tahun anggaran 2020, pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Talaud akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan - perusahaan, yang tak mampu menyelesaikan proyek pembangunan fisik, hingga batas waktu yang ditentukan. Rabu, (02/12/2020)

hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Moktar Arunde Parapat (MAP).

"Mulai tanggal 3 Desember, saya akan sidak proyek pekerjaan fisik T.A. 2020, jika ditemukan ada pemborong yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sampai batas waktu pekerjaan, yang bersangkutan termasuk didalamnya perusahaan, akan diberi sanksi tidak bisa ikut tender tahun 2021 dan sanksi lainnya," Ungkap Parapaga kepada sejumlah awak media.

MAP pun menegaskan, bahwa keputusan terkait pemberian sanksi tersebut, bertujuan semata - mata hanya untuk menyelamatkan uang rakyat.

"Saya tegaskan itu kepada siapapun yang sekarang sedang melaksanakan pekerjaan uang rakyat. Hal ini saya lakukan semata - mata untuk menyelamatkan uang Rakyat," Tegas MAP.

Tak hanya itu, MAP juga akan menindak setiap kontraktor ataupun perusahaan yang melakukan proyek "asal jadi".

"Termasuk itu (Proyek asal jadi)," Pungkas MAP singkat. (FS/YW)