Prof Nelson Pomalingo Kembali Pertahankan Opini WTP

Prof Nelson Pomalingo  Kembali Pertahankan Opini WTP

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID, Alwin Ibrahim

Editor : Ifan Ceper

 

 

 

GoSulut.ID - Limboto - Perkara mudah bagi Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mempertahankan Opini pengelolaan keuangan  Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dari BPK RI. Hal ini didasari atas komitmennya bersama  jajaran ASN Kabupaten Gorontalo terhadap transparansi pengelolaan keuangan, kemudian dukungan infrastruktur serta peningkatan kompetensi SDM yang berjenjang.

Karena sejarah mencatat, Pemerintah Kabupaten Gorontalo hingga hari ini sudah sembilan kali berturut - turut meraih penghargaan bergengsi di bidang keuangan itu.  Data badan keuangan Kabupaten Gorontalo mencatat, pemerintah sebelumnya sudah meraih lima kali berturut-turut dan era kepemimpinan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo sudah empat kali berturut-turut pula.Atas instrumen itu, kembali laporan keuangan pemerintah daerah ( LKPD) Kabupaten Gorontalo Tahun 2018  beroleh penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dari BPK RI. Penghargaan Opini WTP bukan hal baru bagi pemerintah Kabupaten Gorontalo.

”Ini adalah kali keempat bagi kami, selaku kepala daerah berdiri di mimbar ini untuk menerima opini laporan keuangan. Kami yakin dan percaya bahwa opini yang diberikan pada hari ini tentunya, telah melalui seluruh proses audit yang sistematis, terukur dan akurat,” ungkap Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam sambutan-nya pada kegiatan itu, di aula kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Gorontalo, Selasa (21/05).

Scope audit yang digunakan juga telah mencukupi untuk mewakili jumlah entitas yang ada, demikian pula dengan jumlah transaksi keuangan yang terjadi dalam tahun 2018.

”Opini atas laporan keuangan pada hakekatnya merupakan wujud apresiasi pemeriksa disamping adanya rekomendasi- rekomendasi lainnya yang juga tak kalah penting untuk perbaikan kedepan,”Sambungnya.

Bupati Nelson Pomalingo, pemerintah Kabupaten Gorontalo telah meraih opini wajar tanpa pengecualiaan sebanyak 8 kali dan alhamndulillah pada hari ini untuk yang kesembilan kalinya.

”Kami menyadari opini tersebut, sebagai bentuk penghargaan dan tentunya subtansi yang ingin dicapai bukan semata-mata penghargaan tersebut, melainkan bagaimana mengelola sumber-sumber keuangan yang ada secara akuntabel, efektif dan efesien untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Nelson Pomalingo.***