Problematika Sampah Kota Manado

Problematika Sampah  Kota Manado

GOSULUT.ID - Sejak sebelas tahun lalu tepatnya tanggal 21 februari dicetuskan Hari Peduli Sampah Nasional, perubahan apa yang terjadi.? Ironisnya volume sampah justru kian meningkat dari tahun ke tahun, sampah-sampah di  Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) semakin menggunung melebihi kapasitasnya, Jum'at (11/09/2020).

Menjawab permasalahan yang dipertanyakan oleh media ini. Xaverius Runtuwene, yang di tunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, sebelumnya meminta permohonan maaf, serta mengajak masyarakat untuk sama - sama menjaga kebersihan yang ada, dan waktu buang sampah itu harus kita tepati bersama jangan lewat sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang ada dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore.

"Sebelumnya saya pribadi memohon maaf kepada warga masyarakat kota manado dan hususnya masyarakat yang tidak jauh dari lokasi TPA sumompo, "ujar Xaverius Runtuwene.

Lanjut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado menyampaikan, jika terjadi hal seperti ini, janganlah saling menyalahkan, dan marilah kita mencari solusi untuk penanganan sampah yang ada di Kota Manado.

Secara terpisah Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas lingkungan hidup kota manado, Frangky Porawow kepada wartawan menjelaskan, bahwa DLH sudah berupaya mengatasi agar sampah se kota manado tuntas.

"Sejak tadi malam jam 11 sampai tadi siang sampah di angkut ke TPA sudah ret ketiga. Bahkan terlihat kadis DLH turun langsung dan dengan sendirinya membawa truk sampah untuk mengangkut sampah yang masih berada di jalan jalan. Tentunya kami tidak tinggal diam, tapi berupaya agar seluruh sampah sekota manado terangkut semua.DLH juga me mohon maaf kepada seluruh masyarakat kota manado atas ketidaknyamanan ini. Karena memang di TPA mesih bermasalah. Yang pasti juga kami akan berupaya supaya mesin tetap beroperasi, "jelas Frangky Porawow.

Sementara itu di tempat terpisah, Tonaas Wangko Barisan Masyarakat (Barmas) Decky Maengkom, lewat investigasi Srikandi Wahyuni Yuni menanggapi bahwa problematika sampah bukan hal baru di Kota Manado, persoalan sampah selalu menjadi keluhan masyarakat.

"Saya mendengar ada aduan masyarakat ke komisi III DPRD Kota Manado tentang penumpukan sampah,dan saya katakan hal itu wajar. Namun perlu diingat beberapa minggu sebelumnya komisi III sudah tahu masalah ini, yaitu adanya kendala teknis rusaknya alat berat di TPA Sumompo. Oleh karena itu marilah kita sebagai masyarakat kota manado jangan selalu melihat sisi buruknya tapi lihatlah sisi baik dari kota ini, "ujar Yuni.***

Editor : Zulkifli /Ishak