Podcast Ibu Idah Syahidah "Membantu Rakyat itu Kebahagiaan Sejati"

Podcast Ibu Idah Syahidah "Membantu Rakyat itu Kebahagiaan Sejati"

GORONTALO - GOSULUT.ID

Masyarakat milenial Provinsi Gorontalo dibuat kagum dengan beredarnya video Podcast Ibu Idah Syahidah Rusli Habibie  yang dipandu oleh Wakil Bupati Gorontalo Utara. Pada episode podcast Thariq's Way kali ini menghadirkan Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Provinsi Gorontalo Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, MH. Akun YouTube Thariq Modanggu berjudul "Kekuasaan Itu Untuk Membantu" viral di media-media sosial seperti WhatsApp dll. 

Video dengan durasi kurang lebih 1 jam, mengulas banyak sisi dari seorang Ibu Idah Syahidah. Dimulai dari perjumpaan dengan sang suami Rusli Habibie, pilihan untuk terjun ke dunia politik. Hingga bagaimana Gubernur Gorontalo yang ia sebut Guru Politik di Partai Golongan Karya sering menjadi tempat berbagi informasi nan gagasan untuk kemajuan Bumi Serambi Madinah. 

Ada beberapa poin menarik ketika ditanyakan soal aktivis Ibu Idah Syahidah selama menjabat anggota DPR RI di tengah pandemi Covid 19. Mengawali jawabannya, Ibu Idah bercerita ketika terpilih tahun 2019 sebagai seorang Wakil Rakyat dari Fraksi Golkar. Dimana sebelumnya merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia pun bersyukur karena ditempatkan di Komisi 8 DPR RI yang salah satunya membidangi kesejahteraan sosial, perlindungan perempuan dan anak, agama dan bencana alam. Kebetulan sekali Ibu Ida adalah alumni dari Sekolah Kesejahteraan Sosial. Disaat yang sama juga selama ini dikenal sebagai Ibu Sang Pemberdayaan di Provinsi Gorontalo dengan segudang kerja nyata dibidang sosial kemasyarakatan. 

Olehnya ketika awal pandemi Covid 19 masuk di Provinsi Gorontalo tahun 2020. Salah satu aspirasi masyarakat Gorontalo yang paling berkesan dan langsung mendapatkan respon positif dari Kementerian Agama adalah ketika memperjuangkan aspirasi terkait Guru Honorer dibawah Kementerian Agama. Misalnya guru-guru di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang hanya mengandalkan pemasukan dari peserta didik. Padahal selama Covid-19 seluruh aktivitas TPQ saat itu ditutup, sedangkan mereka harus membayar biaya operasional seperti bayar lampu dll. Sehingga pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Agama saya menyampaikan aspirasi ini. Alhamdulillah mendapatkan bantuan dari Kementerian Agama sebesar Rp. 17,3 Miliar. 

Anggaran ini kemudian didistribusikan langsung ke TPQ-TPQ se Provinsi Gorontalo. Digunakan untuk biaya operasional kantor, ATK dan untuk keperluan lainnya. Selain itu, Ibu Idah juga meminta kepada mitra seperti Kementerian Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional untuk bantuan sosial yang dibagikan kepada masyarakat Provinsi Gorontalo yang terdampak pandemi. 

Bagi Ibu Idah Syahidah bisa membantu itu merupakan kebahagian yang luar biasa. Apalagi ini memenuhi aspirasi langsung dari Dapil Provinsi Gorontalo, orang yang membutuhkan, tentunya ini kebahagiaan yang tiada duanya. Ia pun menegaskan dengak kalimat yang menarik "saya kan dipilih oleh mereka, masa saya tidak bantu mereka".