Pilikada Kabupaten Gorontalo 2020 Mari Adu Program, Arifin Jakani : Jika Saya Maju Bupati, Mari Sama Sama Di Poros Tengah

Pilikada Kabupaten Gorontalo 2020 Mari Adu Program, Arifin Jakani : Jika Saya Maju Bupati, Mari Sama Sama Di Poros Tengah

Liputan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

GoSulut.ID - Limboto - Terkait situasi politik di daerah menghadapi Pilikada Serentak 2020 di Kabupaten Gorontalo. Wakil Ketua I Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Arifin Jakani mengatakan, mari kita berkompetisi secara sehat dan tak perlu ada saling membicarakan keburukan orang.

"Mari adu program dalam gagasan yang menguntungkan rakyat dan bukan membicarakan keburukan pribadi orang lain. Hanya karena persoalan iri dan dengki serta sakit hati hanya persoalan pribadi,"ucap Arifin Jakani.

Hari ini, banyak orang mulai meminta Saya maju di Pilikada Kabupaten Gorontalo 2020 sebagai Calon Bupati, bagi Saya maju Calon Gubernur atau Wakil Gubernur tak masalah.

"Kuncinya, terpulang pada cara pandang kita semua, sebab hidup adalah pilihan. Namun perlu di sesuaikan dengan kemampuan kita sendiri, sehingga hari ini Saya masih akan menurunkan survei. Jika tak di sukai rakyat jangan memaksa diri, biar tak kecewa,"Sambungnya.

Arifin Jakani menambahkan, jika di lihat  jumlah kursi legislatif Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo 4 Kursi, maka bagaimana adanya koalisi dengan partai lain. Apakah itu bersama PKS, Hanura, Nasdem dan PPP. Namun semua masih dalam penjajakan.

"Sebetulnya Pilikada Kabupaten Gorontalo 2020 sudah selesai, kita sudah bisa lihat siapa yang jadi pemimpin kedepan. Makanya, merubah situasi ini harus GASPOL dengan kekuatan baru melalui POROS TENGAH yang siap tempur dengan segala konsekwensi,"Tambahnya.

Arifin Jakani mengatakan, jika kedepan nanti-nya pertarungan tersebut, rakyat menginginkan diri ini maju Bupati Kabupaten Gorontalo 2020.

"Saya mengajak semua pihak bergabung dalam Poros Tengah untuk berjuang bersama dan hidup bersama serta maju bersama, tanpa harus saling  meningalkan dan mengkhianati," tegas Arifin Jakani di Warkop Dottoro.***