Perda Tentang Pengelolaan Burung Walet Di Kabupaten Gorontalo Masih Butuh Kajian

Perda Tentang Pengelolaan Burung Walet Di Kabupaten Gorontalo Masih Butuh Kajian

Laporan Wartawan www.gosulut.id, Maman Ntoma

 

 

GoSulut.Id – Limboto – Kunjungan pansus walet anggota DPRD Kabupaten Gorontalo ke Kota Bitung dilaksanakan dalam rangka studi komparatif.

Rangkaian kegiatan itu bertujuan untuk menindak lanjuti usulan rencana Pemerintah Kabupaten Gorontalo, guna menerbitkan perda baru tentang pengelolaan sarang burung walet yang berpotensi menjadi salah satu sumber pendapatan daerah, kata Anggota Pansus Guntur Thalib, senin (28/1)

Dalam kunjungan itu, Pansus DPRD Kabupaten Gorontalo diterima oleh aparat pemerintah Kota Bitung, ada beberapa poin penting yang menjadi acuan untuk mempertimbangkan penetapan ranperda yang bakal terbit nanti.

Pada penyampayan-nya salah seorang anggota pansus Guntur Thalib, menambah-kan hasil kunjungan di kabupaten/kota, Pemerintah Kota Bitung sudah mempunyai regulasi yang mengatur retribusi berdasarkan luas lahan dan penataan bangunannya atas pengelolaan burung walet, tetapi belum sampai pada nilai penghasilan atau pendapatannya untuk menarik retribusi.

”Oleh karena itu, pansus harus melakukan kajian, apakah perda yang bakal diterbitkan itu, hanya akan mengatur pengelolaan burung walet secara keseluruhan atau dari tataran bangunannya hingga nilai pendapatannya, atau-kah hanya sampai pada penataan bangunan saja”Jelas Guntur Thalib.

Pemerintah Kota Bitung tidak mempunyai konsep dasar dan tetap dalam memberlakukan aturan pengelolaan sarang burung walet.

Karena usaha pengelolaan burung walet yang terdapat di Kota Bitung hanya bersifat temporer, sebab burung walet mempunyai habitat yang berbeda dan sering berpindah pindah tempat.

”Tetapi Pemerintah Kota Bitung menyarankan pada pansus, kiranya dapat berembuk pada pihak pihak lain dengan tujuan, untuk mengkaji lagi dalam penetapan perda itu, atau jika ada upaya lain untuk menggeser persoalan ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Gorontalo”***