Penuhi Panggilan Penyidik, Dr.Rustam Akili Apresiasi Kinerja Polda Gorontalo Yang Profesional

Penuhi Panggilan Penyidik, Dr.Rustam Akili Apresiasi Kinerja Polda Gorontalo Yang Profesional

Liputan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

 

 

www.gosulut.id - Limboto - Sebagai warga negara sadar dan taat hukum, Mantan Ketua DRPD Provinsi Rustam Akili penuhi panggilan penyidik Sub Dit II Reskrimum Polda Gorontalo, Kamis (29/8/2019). 

Dr.Rustam Akili dimintai klarifikasi terkait perkara dugaan utang pinjaman dana senilai Rp 950.000.000, yang dilayangkan oleh Gubernur Rusli Habibi beberapa hari lalu.

Sebelumnya, Politisi Nasdem dan juga Dosen Pisikologi Anti Korupsi, tersebut datang ke Polda Gorontalo pada pukul 09.00 waktu setempat, dengan mengenakan kemeja putih ciri khasnya dan didampingi Tim kuasa hukumnya.

Ditemui usai menjalani pemeriksaan, di hadapan awak media, Dr. Rustam Akili menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi Tim penyidik Polda Gorontalo atau lebih khususnya menangani kasusnya tersebut yang dinilainya sangat professional.

" Saya berterima kasih atas undangan klarifikasi ini, agar supaya polemik yang selama ini terjadi segera tuntas tergantung hasil dari penyidik ,"Sambungnya.

Dr.Rustam Akili menyebutkan, selama menjalani serangkaian pemeriksaan Ia dicerca sebanyak 12 pertanyaan, salah satu poinnya menyangkut hubungan dirinya dengan Rusli Habibie semenjak awal tahun 2001 hingga saat ini.

" Ada beberapa poin yang telah saya sampaikan, pada intinya saya membantah keras bahwa saya menipu dan menggelapkan uang ," tegas Dr.Rustam Akili.

Selanjutnya, menurut Rustam Meskipun ada sedikit yang mengganjal mengenai aduan yang dilayangkan padanya, namun dirinya  tetap menghargai segala proses yang ada.

" Saya sebagai warga negara yang taat kepada hukum, saya hargai segala proses ini ," ujarnya dengan senyuman sebagai seorang tokoh yang santun dengan siapa saja.

Sementara itu, ditempat yang sama Penasehat Hukum Rustam Akili, Ramdhan Kasim. SH.,MH,CLA mengatakan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Yang terpenting dalam kasus ini, apakah perbuatan di tuduh-kan melanggar hukum atau tidak.

" Kita klirkan dulu masalah ini. Apakah benar perbuatan yang dilaporkan itu perbuatan pidana atau tidak, "ujar Ramdhan Kasim. SH.,MH,CLA

Terakhir, kata Ramdhan, kesempatan untuk klasifikasi sudah dilakukan dan sudah di sampaikan beberapa fakta terkait tudingan-tudingan itu.

" Sejauh ini klien kami memiliki hak untuk memberikan klarifikasi, dan kesempatan hari ini telah kita manfaatkan untuk menyampaikan sesuai dengan fakta," ujar Ramdhan Kasim. SH.,MH,CLA