Pengurus PKK Harus Banyak Memiliki Ide

Pengurus PKK Harus Banyak Memiliki Ide

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID

Editor : Yance Harun - Ifan Ceper

 

 

GoSulut.Id - Reksonegoro -  Eksistensi dan keberadaan PKK sangat mendukung program kerja pemerintah. PKK sebagai mitra pemerintah menjadi ujung tombak pembangkit dalam meningkatkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, karena PKK merupakan salah satu unsur penggerak pembangunan.

Kesuksesan pelaksanaan program kesejahteraan keluarga ditentukan dengan adanya keterpaduan organisasi wanita khususnya ibu-ibu dengan kolaborasi dari berbagai intansi atau lembaga mitra terkait.

Banyak kegiatan OPD, pemerintah kecamatan dan desa saling berkaitan dengan program tim penggerak PKK Kabupaten Gorontalo sekarang yang harus membutuhkan ide kreatif yang dapat bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Hal ini yang disampaikan ketua tim penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway  saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah ketua PKK Desa Reksonegoro Kecamatan tibawa, selasa (09/04/19).

Hadir pada kegiatan itu tersebut Kapolsek Tibawa, Danramil, Camat Tibawa, Ketua PKK Kecamatan Tibawa bersama pengursnya, Ketua-ketua PKK desa se Kecamatan Tibawa, pengurus dasa wisma, Tokoh masyarakat, Tokoh adat serta masyarakat umum.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan pelaksanaan PKK Mobile Kecamatan Tibawa, Peletakan batu pertama pembangunan pagar PAUD Pinaesaan Desa Reksonegoro serta pelaksanaan lomba cipta menu antar dusun di desa reksonegoro.

Fory Naway berharap, ibu-ibu PKK harus memiliki peran dan fungsi yang dapat bermanfaat untuk masyarakat, banyak program -program yang disinergikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD).

” Maka para kader PKK untuk selalu punya ide dan berinovasi untuk membantu sukseskan program-program di desa. Silakan tawarkan ide dan inovasi untuk membatu suksesnya visi-misi pemerintah desa,” jelas Foy Naway.

 Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo itu juga mengingatkan, saat ini kita punya program prioritas yakni masalah penurunan stunting dan ini juga merupakan program nasional. Kabupaten Gorontalo merupakan daerah pilot project setelah Provinsi Bali dalam penurunan angka stunting.

" Program ini mari kita dukung dengan ide dan inovasi ibu-ibu, agar bagaimana peran dan fungsi PKK itu dapat dirasakan masyarakat " Pinta Fory Naway.

Perlu di ingat,  pekerjaan PKK tidak ada habisnya, tidak bisa mengatakan pensiun dari PKK setelah tidak lagi ketua PKK desa . Karena itu, bagi ketua PKK lama secara otomatis masih dibutuhkan untuk bermitra dengan ketua PKK yang baru, bermitra dengan dasa wisma dan para kader.

Untuk itu, Ketua PKK baru banyak berkolaborasi dengan yang lama, sebab ide dan pengalaman mereka sangat dibutuhkan dalam menjalankan program-program PKK.

Pada pengurus yang lama, Fory Naway menyampaikan terima kasih atas dedikasi selama menjadi bagian dari PKK dan pada ketua PKK yang baru selamat bergabung dan melanjutkan apa yang sudah dibuat ketua PKK lama.

" Interaksi sesama sangat dibutuhkan dan silakan mengaktifkan kader-kader dasa wisma yang sudah tidak aktif " Pinta Fory Naway.***