Pencairan Beasiswa Di Demo

Pencairan Beasiswa Di Demo

Pohuwato -  gosulut.id - Pasca demo  mahasiswa yang tergabung dalam Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Pohuwato (KPMIP), Rabu (21/11) kemarin menyisahkan kekecewaan para aktifis mahasiswa terutama Ketua Umum PB KPMIP Rozlan Towaa.

”Pasalnya, jawaban Kepala Dinas Pendidikan Pohuwato dirasa oleh kemponen mahasiswa, merupakan pembohongan publik serta terkesan cuci tangan dari persoalan belum cairnya dana bea siswa rersebut” Ungkap Rozlan

Rozlan yang baru menyelesaikan program pasca sarjana tersebut mengungkapkan, bila dirinya tidak pernah dilibatkan dalam tim verifikasi data mahasiswa calon penerima, sementara dirinya termasuk dalam tim yang di SK kan oleh Bupati Pohuwato.

"Saya tidak pernah dilibatkan dalam persoalan verifikasi, padahal saya termasuk dalam tim tersebut." Tegas Rozlan.

Rozlan menegaskan, pihaknya beberapa kali menghubungi Kepala Dinas Pendidikan, untuk duduk bersama membicarakan persoalan bea siswa bersama tim lainnya, namun semuanya diabaikan yang bersangkutan.

" Makanya saya tidak mau menandatangani hasil  verifikasi, meskipun dimata mahasiswa lainnya saya dianggap  berhianat” Kata Rozlan.

Menurutnya, pihak Dinas Pendidikan dianggap telah menggunakan langkah inprosedural tanpa melakukan verifikasi lapangan,tuturnya

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pohuwato Rudy Dainunu pada sejumlah wartawan, mengakui bila pihaknya telah optimal dalam penetapan penerima bea siswa tanpa ada tendensi apapun.

”Persoalan beasiswa, pihaknya sudah mendelegasikan pada tim, penanggung jawabnya, Sekretaris Dinas Pendidikan serta tim yang ada, jadi semuanya berjalan  sesuai proses dan tahapan yang sudah jalan saat ini." Terang Rudy.

Diapun berharap, agar para mahasiswa  penerima beasiswa, dapat membangun komunikasi yang baik dengan instansi yang dipimpinnya.(MH)