Pembangunan Kantor DPRD Memakan Korban, Jaksa Penuntut Umum Lakukan Penahanan 20 Hari Kedepan

Pembangunan Kantor DPRD Memakan Korban, Jaksa Penuntut Umum Lakukan Penahanan 20 Hari Kedepan

Liputan Redaksi

Editor : Mnunu Tangguda

GOSULUT.ID – Limboto - Pembangunan Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo yang berada di Kelurahan Pone Kecamatan Limboto saat itu, pada masa pemerintahan Bupati Alm. Ahmad Pakaya sampai kelanjutan pembangunan-nya pada pemerintahan Bupati David Bobihoe.

Tapi masuk di jaman pemerintahan Bupati Nelson Pomalingo, pembangunannya tak lagi di lanjutkan, sebab sudah mulai berproses hukum di Tingkat Adiyaksa.

Kini Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo telah memakan korban, setelah sekitar seminggu yang lalu.

Tepatnya hari  Rabu tanggal 16 Oktober 2019 , kembali Jaksa Penuntut Umum melakukan penahanan tersangka JH Mantan Kasi Tata Ruang Dinas PU Kab Gorontalo dalam dugaan Tipikor pembangunan gedung DPRD Kabupaten Gorontalo, yang merugikan keuangan negara sekitar Rp. 1,4 milyar.

”Kemarin telah dilakukan penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti dari Jaksa Penyidik Kejati Gorontalo pada Jaksa Penuntut Umum Kejari Kabupaten Gorontalo dan terhadap tersangka JH dilakukan penahanan di Rutan Gorontalo selama 20 hari kedepan,”kata Dr.Supriyanto.

Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum akan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor Gorontalo untuk disidangkan.

”Untuk itu, Jajaran Kejaksaan Kabupaten Gorontalo, tetap konsisten mengutamakan pencegahan Tipikor, namun tetap menggalakkan penindakan bagi para pelaku dugaan Tipikor.Karena keseimbangan dan keselarasan antara Pencegahan Dan Penindakan tetap jalan bersamaan,”ucap Dr.Supriyanto.***