Pasca Kejadian Pembunuhan, Polsek Lemito Gelar Razia

Pasca Kejadian Pembunuhan, Polsek Lemito Gelar Razia

GOSULUT.ID - Kepolisian Sektor (Polsek) Lemito yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Yusril Kiayi bersama personilnya yang terlibat dalam Sprin KRYD, untuk melakukan razia Miras dan himbauan mematuhi Protokol Kesehatan (Protkes) yang dimulai pada hari Sabtu tanggal 14 Mei s/d 31 Mei 2022. Hal itu sesuai dengan surat perintah nomor: Sprin/35/V/2022/Sek Lemito berlaku sejak tanggal 14 Mei s/d 31 Mei 2022.

Kegiatan KRYD yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut perintah Kapolres Pohuwato, untuk melakukan razia Miras di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Lemito pasca kejadian penganiayaan berat hingga mengakibatkan korban meninggal dunia yang terjadi beberapa hari lalu di Desa Lomuli.

​​Kapolsek Lemito Yusril Kiayi mengungkapkan, bahwa sasaran razia yakni kios serta rumah warga yang diketahui memperjualbelikan Miras di wilayah Kecamatan Lemito dan berhasil mengamankan minuman tersebut yang diperjual belikan kepada masyarakat.

"Adapun nama nama dan sejumlah miras yang terjaring razia yaitu, 1. Saiful Latif alamat Desa Lomuli Kecamatan Lemito, jenis miras yang disita yaitu 1 galon cap tikus ukuran 25 liter.
2. Irfan alamat Desa Lemito Utara, jenis miras yang disita yakni 12 botol cap tikus dikemas dalam botol ukuran 600 ml.
3. Awa Latif Desa Lemito Utara, jenis miras yang disita 6 plastik kecil dan 3 botol cap tikus dikemas dalam botol ukuran 600 ml.
4. Ningsih alamat Desa Kenari, jenis miras yang disita 2 botol Pinaraci," ungkap Kopolsek, Sabtu (14/05/2022).

Lebih Lanjut Kapolsek Yusril Kiayi menjelaskan, total keseluruhan miras yang disita hasil Oprasi KRYD Polsek Lemito yakni
-. 25 liter cap tikus.
-. 15 botol cap tikus ukuran 600 ml.
-. 6 sak/plastik kecil cap tikus ukuran 600 ml.
-. 2 botol pinaraci.

"Babuk miras hasil razia diamankan di Mako Polsek Lemito dan kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, aman dan lancar," tutupnya.***