Orang Tua  Mahasiswa Temui Wabup Pohuwato

Orang Tua  Mahasiswa Temui Wabup Pohuwato

Pohuwato - gosulut.id - Kembali inovasi cemerlang Pemerintah Kabupaten Pohuwato harus tercoreng dengan kinerja pemangku kebijakan OPD terkait. Kekesalan orang tua mahasiswa, terkait tidak optimalnya kinerja Dinas Pendidikan dalam menangani  program beasiswa, menyulut kemarahan mereka  hingga harus mengadu ke Wakil Bupati Amin Haras, senin (3/12)

Ketua Umum dan Sekum PB KPMIP, menjadi mediator pertemuan para orang tua  dari 7 mahasiswa Fakultas Kedokteran  (Faked) Universitas Tadulako (Untad)) didampingi Asisten I Fitser Mohune bersama orang tua mahasiswa dan sejumlah pengurus PB KPMIP,  ditemui Wakil Bupati Amin Haras.

Dihadapan Wakil Bupati, Ketua Umum PB KPMIP Rozlan Tawaa, menguraikan maksud dan tujuan para orang tua mahasiswa Fakultas Kedokteran Untad, terurama mempertanyakan pembayaran SPP yang sudah 2 semester, ditalangi oleh orang tua.

Rozlan menjelaskan, inovasi Bupati dan Wakil Bupati dalam mencerdaskan anak daerah, melalui pemberian beasiswa, sedikit tercoreng oleh kinerja yang tidak profesional dari instansi pelaksana program tersebut.

Namun yang disesali Pak Wabup ungkap Rozlan, 2 semester SPP para mahasiswa terutama anak-anak Fakultas Kedokteran, itu sudah ditalangi orang tua, namun hingga saat ini belum dibayarkan oleh Dinas Pendidikan.

"SPP 1 semester jumlahnya Rp. 8,5 Juta,  sementara ini sudah masuk pada semester 4, apakah masih harus ditalangi orang tua para mahasiswa.” Tegas Rozlan dihadapan Wabup

Rozlan menambahkan, meskipun dana tersebut sudah ditransfer ke Fakultas Kedokteran Untad, harusnya para pemangku kebijakan, pada Dinas Pendidikan melakukan komunikasi dengan pihak rektorat, untuk mengembalikan dana tersebut, kerekening mahasiswa, dengan menyertakan bukti pembayaran SPP yang sudah ditalangi oleh orang tua mereka.

”Tolong jangan lagi dibebani mahasiswa, untuk urusan pengembalian dana dari pihak rektorat, pasalnya jadwal kuliah mahasiswa Faked, begitu padat.” terang Rozlan   

Mendengar keluh kesah orang tua, Wakil Bupati  Amin Haras, langsung menghadirkan pejabat dari Dinas Pendidikan Pohuwato, yang khusus menangani program beasiswa, untuk dimintai penjelasannya, terkait lambannya pembayaran beasiswa terutama mereka anak-anak  Fakultas Kedokteran.

Dihadapan Wakil Bupati Kepala Dinas Pendidikn Pohuwato yang diwakili staf yang menangani urusan beasiswa menjelaskan, bila SPP untuk 2 semester seperti yang menjadi tuntutan para orang tua, itu sudah ditransfer ke pihak rektorat Untad.

Dengan begitu keras dihadapan penanggung jawab beasiswa,  Amin Haras mendesak OPD terkait,  segera mengembalikan dana dari para orang tua mahasiswa  yang totalnya 17 juta.

"Saya minta agar ini segera dicarikan solusi, dengan menghubungi pihak rektorat, agar dana yang dipinjamkan orang tua mahasiswa, segera dikembalikan.” Tegas Amin Haras sedikit kesal.

Sementara orang tua mahasiswa, Susan Ander, Isnawaty Ishak dan Fitroh Hariani, memberikan apresiasi dengan langkah Wakil Bupati Amin Haras, yang mendesak Diknas untuk segera menuntaskan pengembalian dana, dengan tetap memberikan warning, agar kejadian seperti ini jangan terulang, mengingat Pemda sudah menyiapkannya pada setiap dana pendidikan melalui APBD.

”Terima kasih Pak Wabup, yang telah memberikan solusi cepat dan tanggap terkait persoalan kelambanan dana beasiswa.” Ungkap Susan Sander dan langsung diamini orang tua mahasiswa lainnya. (MH)