Orang Tidak Membuat Arsip Tidak Tanggung Jawab

Orang Tidak Membuat Arsip Tidak Tanggung Jawab
Orang Tidak Membuat Arsip Tidak Tanggung Jawab

Limboto - gosulut.id -, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan pentingnya melakukan kearsipan, karena arsip itu, bagian pertanggungjawaban.  Bicara asrip ,berarti bicara juga sejarah , saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek )Kearsipan Pemerintahan Kabupaten  Gorontalo, kerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia di Hotel Limboto Indah (27/11/18).

Lanjut Nelson dalam sambutannya, bisa dibayangkan kalau orang tidak menghargai sejarah, berarti mereka juga tidak menghargai pertanggungjawaban.

"Jadi kalau orang tidak membuat arsip, berarti dia tidak tanggung jawab," Tegas Nelson

Arsip ini merupakan pijakan, membangun kedepan, tidak sekedar OPD terkait, namun diberlakukan pada semua OPD yang ada, harus memilki kearsipan lebih baik, maka melalui pelaksanaan bimtek seperti ini, telah mendorong kearah perbaikan .

”Memang, kearsipan di Kabupaten Gorontalo, masih kurang bagus, tetapi jika dibandingkan dengan daerah lain di kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo,  nilainya tertinggi yakni mencapai 61”Ucapnya.

Daerah lain, hanya mencapai  22 -23 nilainya, tapi tidak boleh puas dengan nilai itu, namun harus mencapai  nilai 70 keatas. Bagimana disisa 2 tahun memimpin Kabupaten Gorontalo, segala arsip yang sudah dibuat, baik itu arsip positif, maupun negatif, semuanya menjadi bahan evaluasi, Ujarnya

Dalam sistim pengarsipan yang baik, dimulai dari tingkat sekertariat daerah, sampai seluruh SKPD dan Kecamatan serta sampai ke tingkat desa/kelurahan.

Apalagi di desa, banyaknya anggaran dikucurkan, maka salah satu, dasar pertanggungjawabannya arsip, baik tentang pengelolaan keuangannya dan dia kerja dimana, apa yang dikerjakan, dengan siapa dia bekerja dan  menyangkut apa saja, kuncinya hanya pada arsip" Tegas Prof. Nelson Pomalingo di akhir sambutannya.

Dalam penyampayannya dalam bimtek, Direktur Kearsipan I  Drs Hilman Rosmana, menyambut baik,  dilaksnaakan penyelenggaraan kegiatan bimtek kearsipan, bertujuan untuk lebih mengarahkan pengelolaan kearsipan, menjadi lebih baik,tertata dan teratur pada instansi pemerintah,  khususnya bagi para pengelola arsip masing-masing OPD.

"saya apresiasi langkah Bupati Nelson, terus mendorong kesiapan SDM dan fasilitas kearsipan di Kabupaten Gorontalo, demi penguatan kelembagaan organisasi perangkat daerah dalam penataan dan pengelolaan arsip" Tandas Hilman.

Kepala kearsipan Kabupaten Gorontalo Yahya Podungge menambahkan,adapun peserta bimtek diikuti pejabat pengelola kearsipan pada unit kerja, OPD berjumlah 41 orang, kedepan dilaksanakan bimtek serupa, bagi pengelola kearsipan di tingkat kecamatan dan tingkat desa/keluarhan.

"Metode pembelajaran berlangsung  selama 12 jam, penyampayan materi, tanya jawab,diskusi dan praktek" Kata Yahya Podungge. (Ih-04)