Nuju Bakal DPO, Muhammad Kukuh Islami : Berkas Perkara Sahmid Dan Lola Tetap DI Limpahkan Di Kejaksaan

Nuju Bakal DPO, Muhammad Kukuh Islami : Berkas Perkara Sahmid Dan Lola Tetap DI Limpahkan Di Kejaksaan

Laporan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

GoSulut.ID – Limboto - Kasus Dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu yang melibatkan dua kader partai berbeda. Masing-masing adalah Saudara SH alias Sahmid dan Saudari LY alias Lola, terjadi saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Desa Isimu Raya Kecamatan Tibawa, terus dilakukan penyelidikan oleh Kepolisian, tergabung dalam Sentra Gakkumdu Badan Pengawasan Pemilihan Umum ( Bawaslu).

Adapun Pasal yang dipersangkakan, pasal 523 ayat 3 UU 7 Tahun 2017, terkait larangan bagi setiap orang pada hari pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang/materi lainnya, pada pemilih dengan tujuan tidak menggunakan hak pilih atau memilih peserta pemilu tertentu. Maka ancaman pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda 36.000.000, kata Satreskim Polres Gorontalo, Muhammad Kukuh Islami, S.I.K.

Kasus ini, tetap masih dalam penyelidikan dan untuk Saudara SH dan Saudari LY, sudah di agendakan untuk di periksa atau dimintai lagi keteranganya, namun belum bisa hadir, sebab masih di luar daerah," Ucap Muhammad Kukuh Islami, rabu (29/05).

Kasat Reskrim, menghimbau agar terlapor saudara SD alias K' Nuju segera menyerahkan diri dan kooperatif dalam mempertanggung jawab-kan perbuatannya.

”Bila yang bersangkutan dalam pemanggilan kedua kalinya, jika tidak hadir, segera di terbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO),” Sambungnya.

Muhammad Kukuh Islami, jika sudah dilakukan pencarian, namun saudara terlapor tetap tidak koperatif untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sesuai undang-undang akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Meskipun terlapor Nuju, tidak datang dan sudah dilakukan pencarian secara maksimal. Sesuai Undang-undang, bisa langsung dilimpahkan ke kejaksaan dan selanjutnya di sidang pengadilan ". Tegas Muhammad Kukuh Islami.***