NP dan DB Memiliki Kelebihan Dan Kemampuan, Rustam Akili : Jangan Perkeruh Kesalah Pahaman Mereka

NP dan DB Memiliki Kelebihan Dan Kemampuan, Rustam Akili : Jangan Perkeruh Kesalah Pahaman Mereka

Laporan Wartawan ; Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

GoSulut.ID – Limboto – Terkait nyayian merdu di saat hari ketiga Hari Raya Idul Fitri. Membuat telinga dan hati kedua kelompok yang lagi bersiteru untuk terus memainkan peran-nya, guna menghajar orang yang tak sepaham untuk menjadi musuh bersama.

Balas pantun yang terjadi saat ini, di lakukan oleh orang sekeliling Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo dan Mantan Bupati dua periode, David Bobihoe, yang di duga sudah mulai menarik perhatian dan memiliki boncengan sekolompok orang, sehingga sudah sangat tidak elok lagi, kata Rustam Akili, selasa (11/6) 

Hal demikian tidak sepatutnya terjadi, apa lagi sudah sahut-sahutan, hanyalah orang-orang, yang memperkeruh suasana dalam kesalah pahaman sudah terjadi selama ini. 

"Antara Pak David Bobihoe Akib dan Pak Prof. Nelson Pomalingo tidak ada masalah, hanya saja orang-orang yang sengaja saling melontarkan komentar, alias balas pantun, sebab-nya  segera harus di hentikan. Dan biar-kan mereka menyelesaikan ini dengan caranya sendiri,”ucap Rustam Akili.

Apalagi daerah Provinsi Gorontalo yang menjunjung tinggi falsafah Adat Bersendikan Syara Dan Syara Bersendikan Kitabullah. Maka kesemua-nya itu, harus menjadi perenungan dari kedua pihak yang bertikai dan memiliki pengikut setia masing masing.

”Kondisi ini, perlu ada pihak ketiga yang mendamaikan, entah dia tokoh masyarakat atau-pun tokoh adat, dan ini tidak boleh berlarut-larut, nantinya akan di manfaatkan orang lain, bagi saya ini bukan perseteruan karena mereka ini belum ketemu setelah adanya kejadian,"Sambungnya.

Rustam Akili menyarankan, pihak DPRD Kabupaten Gorontalo harus mengambil peran sebagai pihak ketiga untuk mempertemukan keduanya.

”DPRD juga bisa mengambil peran untuk mempertemukan keduanya, karena Pak David Bobihoe Akib sebagai tokoh masyarakat dan Prof. Nelson Pomalingo sebagai mitra mereka. Disini hebatnya kita sebagai orang Gorontalo, walaupun diluar di anggap berseteru, tapi sesungguhnya kita damai damai saja, karena damai itu indah,” jelas Rustam Akili.

Bagi semua pihak yang saat ini saling aduh argument, entah lewat media maupun alat komunikasi lainnya. Rustam Akili berharap, agar di sudahi saja, karena Pak David Bobihoe Akib dan Pak Nelson Pomalingo, punya kelebihan dan kemampuan, jadi tak perlu di bentur-benturkan.

”Saya berharap pada semua pihak untuk menyudahi semua ini. Kedua senior Saya itu, orang-orang hebat yang punya kelebihan dan kemampuan masing-masing, bahkan sebagai aset daerah, tidak boleh berseteru satu sama lain, apalagi kalau sampai di bentur-benturkan. Pada prinsipnya Saya ini hanya mengingat-kan,  daerah ini aman dan damai," harap Rustam Akili.***