Nilai Tukar Petani Gorontalo Menurun 0,40 Persen di Bulan Maret

Nilai Tukar Petani Gorontalo Menurun 0,40 Persen di Bulan Maret

GOSULUT.ID - Nilai Tukar Petani (NTP) di Gorontalo pada bulan Maret 2021 sebesar 100,01 atau turun -0,40 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. 

"Penurunan NTP dikarenakan It (Indeks Harga Diterima Petani) naik sebesar 0,45 persen, Ib (Harga dibayar petani) naik lebih tinggi sebesar 0,85 persen," ujar Plt Ketua BPS Provinsi Gorontalo, Rudi Cahyono, S.ST., M.Si, melalui release yang diterima redaksi, Kamis (1/4/2021).

Dijelaskan, NTP adalah perbandingan It terhadap Ib yang digunakan untuk menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

"Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin  kuat pula tingkat kemampuan/daya beli  petani," imbuh Rudi.

Ia menerangkan, mulai Januari 2020 dilakukan perubahan tahun dasar dalam penghitungan It dan Ib dari tahun dasar 2012=100 menjadi tahun dasar 2018=100. 

"Kedua jenis indeks tersebut merupakan komponen penting dalam penghitungan Nilai Tukar Petani (NTP)," Ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, perubahan tahun dasar ini dilakukan untuk menyesuaikan perubahan pola produksi, biaya produksi, dan konsumsi rumah tangga pertanian di perdesaan. Pada  tahun dasar 2018=100 terjadi peningkatan cakupan jumlah komoditas baik pada paket  komoditas It maupun Ib dibandingkan dengan tahun dasar 2012=10.

Rudi melanjutkan, NTP Provinsi Sulawesi Tengah mengalami kenaikan tertinggi (1,16 persen) sedangkan NTP Provinsi Gorontalo mengalami penurunan terbesar (-0,40 persen). 

"Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Gorontalo Maret 2021 sebesar 102,59 atau naik sebesar 0,31 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya," Tandasnya.