Mengkritisi Jangan Hanya Karena Iri Dan Dengki Serta Sakit Hati, Sirajudin Hutuba : Jangan Sampai Menyerang Pribadi Orang

Mengkritisi Jangan Hanya  Karena Iri Dan Dengki Serta Sakit Hati, Sirajudin Hutuba :  Jangan Sampai  Menyerang Pribadi Orang

Laporan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

GoSulut.ID - Limboto - Salah satu aktifis pemuda Provinsi Gorontalo, Sirajudin Hutuba angkat bicara, terkait  suasana memasuki pilikada 2020 di Kabupaten Gorontalo. Terlihat sangat ramai di bicarakan di media sosial dengan kekuatan kelompok masing masing.

”Namun kelihatan isu, yang sengaja di main-kan sudah tidak menarik simpati dan mendidik bagi kita semua, sebab hanya menyerang kepribadian orang, guna mencapai popularitas mereka sendiri,” kata Sirajudin Hutuba.

Terlihat sekali, diduga lebih mengacu pada factor sakit hati dan memiliki tendensi kepentingan pribadi, hanya di landasi pada persoalan tidak suka saja.

”Hal demikian sudah menjadi fenomena di daerah saat ini, orang lebih cenderung senang mengkritisi Lawan Politik dengan masalah pribadi dan kata kata kurang terpuji, ketimbang mempublis calon bupati mereka. Miris aja, pada-hal daerah kita, sebagai daerah adat,” ucap Sirajudin Hutuba.

Dalam dunia demokrasi seperti ini, tak ada yang melarang orang untuk melakukan kritikan, guna mengawal pembangunan di daerah.

”Tapi kalau sifat-nya justru sudah mendiskreditkan seseorang, hal demikian sudah sangat di sayangkan. Seharusnya Kritikan membangun itu, harus di sertai dengan data data dan Langkah yang sifatnya solutif,” tegas Sirajudin Hutuba.

Mari kita mengkritisi dengan menjauhkan rasa dendam, apalagi dengki, iri dan Sakit hati.

”Bila di landasi hal demikian, maka sudah tidak etis lagi. Perlu di ingat, mereka juga punya keluarga dan sahabat serta komunitas serta punya batas sabar. Kalau sudah saling menyerang, apa jadi-nya daerah kita.  Mari menjaga stabilitas, menciptakan suasana damai dan aman itu,”harap  Sirajudin Hutuba.***